Wall Street dibuka menguat meski klaim pengangguran AS memburuk

Wall Street dibuka menguat meski klaim pengangguran AS memburuk

Ilustrasi: Pialang sedang bekerja di lantai Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat (Reuters)

New York (ANTARA) - Saham-saham di Bursa Efek New York, Wall Street, Amerika Serikat, dibuka lebih tinggi pada perdagangan hari Kamis pagi waktu setempat, meskipun data menunjukkan jumlah orang Amerika yang mengajukan tunjangan pengangguran di negara itu melonjak pekan lalu.

Tak lama setelah bel pembukaan, Indeks Dow Jones Industrial Average bertambah 137,00 poin atau 0,44 persen menjadi 31.197,47,47. Indeks S&P 500 naik 8,85 poin, atau 0,23 persen, menjadi 3.818,69. Indeks Komposit Nasdaq meningkat 49,39 poin atau 0,38 persen menjadi 13.178,34.

Delapan dari 11 sektor utama Indeks S&P 500 bergerak lebih tinggi pada perdagangan pagi, dengan sektor energi naik satu persen, memimpin kenaikan. Sedangkan sektor utilitas tergelincir 0,5 persen, menjadi kelompok dengan kinerja terburuk.

Pasar modal memperoleh sejumlah dukungan dari berita Kamis malam bahwa Presiden terpilih Joe Biden diharapkan untuk meluncurkan stimulus yang diusulkannya.

Di sisi data, Departemen Tenaga Kerja melaporkan pada hari Kamis bahwa klaim pengangguran awal di AS, sebuah cara kasar untuk mengukur PHK, melonjak menjadi 965.000 dalam pekan yang berakhir 9 Januari, menyusul 784.000 pada minggu sebelumnya, yang terjadi karena lonjakan pandemi COVID-19 terus berlanjut sehingga mengancam pasar tenaga kerja.
Baca juga: IHSG ditutup di zona merah, setelah kenaikan beruntun 3 hari
Baca juga: Saham Singapura ditutup untung lagi, Indeks STI naik 0,76 persen
Pewarta : Risbiani Fardaniah
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021