Pertambahan kasus COVID-19 Jakarta pecahkan rekor lagi

Pertambahan kasus COVID-19 Jakarta pecahkan rekor lagi

Ambulans beriringan memasuki Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Sabtu (9/1/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat kasus positif COVID-19 di Jakarta pada Sabtu  mencapai 223.970 kasus setelah adanya pertambahan sebanyak 3.536 pasien baru.

Berdasarkan data dari laman corona.jakarta.go.id, pertambahan sebanyak 3.536 kasus mengalahkan rekor pertambahan sebelumnya yang terjadi pada Rabu (13/1) dengan pertambahan 3.476 kasus.

Data tersebut juga menunjukkan bahwa pertambahan 3.536 kasus itu merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada Jumat (15/1) sebanyak 3.232 kasus dan 304 kasus lainnya berasal dari satu RS swasta dan satu laboratorium swasta tiga hari terakhir yang baru dilaporkan.

Tes PCR 15 Januari 2021 dilakukan tes pada 16.924 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 14.218 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 3.232 positif dan 10.986 negatif.

Pertambahan 3.536 kasus ini juga merupakan yang paling tinggi dalam kategori temuan kasus hasil tes harian, mengalahkan penambahan 3.476 kasus pada Rabu (13/1) dan pertambahan kasus sebanyak 3.165 kasus pada Kamis (14/1).

Baca juga: 34 persen kapasitas RS Jakarta untuk COVID-19
Baca juga: Anies tak undang "influencer" dalam peluncuran vaksinasi Jakarta
Ambulans memasuki Rumah Sakit Darurat Wisma Atlet Kemayoran di Jakarta, Sabtu (9/1/2021). Pemprov DKI Jakarta menyatakan tingkat keterisian RS rujukan COVID-19 di Jakarta telah mencapai 85 persen, sementara ruang Intensive Care Unit (ICU) telah mencapai 80 persen. Dengan terus meningkatnya kasus positif, maka RS rujukan COVID-19 di Jakarta diperkirakan akan penuh pada bulan Februari 2021. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/foc.
Pertambahan pasien sembuh paparan COVID-19 di Jakarta pada Sabtu ini mencapai 2.212 orang sehingga total pasien sembuh naik dari 195.924 orang menjadi 198.136 orang.

Angka total pasien sembuh sebanyak 198.136 orang tersebut adalah sekitar 88,5 persen (turun dari sebelumnya 88,9 persen) dari jumlah kasus positif sebanyak 223.970 kasus.

Dari kasus positif sebanyak 223.970 kasus tersebut sebanyak 22.089 orang merupakan kasus aktif yang masih dirawat/diisolasi. Kemudian 3.745 orang (bertambah 35 dibanding sebelumnya 3.710 orang) meninggal dunia atau 1,7 persen dari total kasus positif.

Mengingat perkembangan COVID-19 yang belum tuntas, Redaksi Antara mengingatkan para pembaca untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam berkegiatan sehari-hari, yakni:
• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.
• Selalu menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5-2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021