Polda Jawa Timur bantu penanganan dampak letusan Semeru di Lumajang

Polda Jawa Timur bantu penanganan dampak letusan Semeru di Lumajang

Apel pemberangkatan 300 personel Sat Brimob dalam rangka Bawah Kendali Operasi (BKO) ke Lumajang untuk membantu penanganan warga terdampak letusan Gunung Semeru. ANTARA/HO-Polda Jatim/am.

Surabaya (ANTARA) - Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur mengirim 300 personel Satuan Brigade Mobil ke Kabupaten Lumajang untuk membantu penanganan dampak letusan Gunung Semeru.

Menurut Kepala Bidang Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Gatot Repli Handoko di Surabaya, Minggu, personel Satuan Brigade Mobil (Brimob) yang dikirim ke Lumajang dibekali dengan peralatan pendukung penanganan dampak bencana.

"Peralatan yang nantinya dibutuhkan saat berada di lokasi Gunung Semeru di Lumajang," katanya.

Gatot menjelaskan, perbekalan yang disiapkan meliputi 10 tenda, 300 velbed, 600 masker, 100 sepatu bot, 100 sarung tangan, 10 set meja dan kursi, serta 10 set tandu, 100 sekop, 100 cangkul, dan 300 mantel.

Selain itu, menurut dia, personel Satuan Brimob menyiapkan dua mobil dapur lapangan, satu mobil meriam air, satu mobil SAR, dua truk, empat kendaraan roda empat, dan 12 kendaraan roda dua.

Menurut Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Gunung Semeru pada Sabtu (16/1) pukul 17.24 WIB mengeluarkan awan panas guguran dengan jarak luncur empat kilometer ke arah Besuk Kobokan. Selain itu ada guguran lava dengan jarak luncur 500 meter sampai satu kilometer dari Kawah Jonggring Seloko ke arah Besuk Kobokan.

Baca juga:
BPBD imbau warga tidak beraktivitas di radius 1 km dari puncak Semeru
Hujan abu vulkanik Semeru guyur sembilan kecamatan di Probolinggo

Pewarta : A Malik Ibrahim, Willy Irawan
Editor: Maryati
COPYRIGHT © ANTARA 2021