Unand kirim tim medis bantu korban gempa Sulawesi Barat

Unand kirim tim medis bantu korban gempa Sulawesi Barat

Rektor Unand Prof Yuliandri (tengah) melepas tim satgas Unand ke Sulawesi Barat di Padang, Minggu. (Antara/HO)

Padang (ANTARA) - Universitas Andalas (Unand) Padang didukung RSUP M Djamil Padang dan RSP Unand mengirimkan satuan tugas medis ke wilayah terdampak bencana gempa bumi di Kabupaten Mamuju dan Majene, Sulawesi Barat.

"Satuan tugas dari Tim Pusat Tanggap Bencana (PTB) Unand, terdiri atas enam orang dokter dan dua perawat, dalam rangka misi kemanusiaan," kata Rektor Unand Yuliandri, usai melepas keberangkatan satgas itu di Padang, Minggu, .

Menurutnya pihak terkait sudah menyatakan dukungan kepada tim dari Universitas Andalas untuk ikut menjalankan misi kemanusiaan di lokasi bencana.

“Gubernur dan Kapolda Sumbar memberikan apresiasi yang luar biasa karena tim Unand sekaligus mewakili masyarakat Sumatera Barat,” ujarnya.

Rektor mengingatkan anggota satgas untuk menjaga kesehatan dan tetap menjalankan protokol kesehatan dalam bertugas.

“Berikan kemampuan terbaik kepada masyarakat yang terdampak gempa secara kesehatan,” ujarnya.

Ia menambahkan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemendikbu juga memberikan apresiasi kepada Universitas Andalas yang tanggap terhadap bencana yang terjadi di Tanah Air.

Kepada anggota satgas yang berangkat, rektor meminta untuk ikhlas dalam berbuat.

“Misi kemanusiaan ini sungguh mulia. Ringankan beban saudara kita yang ditimpa bencana,” katanya.

Rombongan yang dipimpin Dokter Riendra berangkat ke Majene, lewat Bandara Internasional Minangkabau, Minggu sore ke Jakarta, untuk selanjutnya ke Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan.

Rombongan beranggotakan beberapa dokter spesialis, antara lain, dr. M. Riendra, SpB.TKV, dr. Hermansyah, SpOT (K), dr, Emilzon Taslim, SpAn-KAO,KIC, M.Kes, SH, dr. Heldrian Dwinanda, SpB (Traine Onko), dr. Givari (PPDS Unand), dr. Rico Ikhsani (PPDS Bedah), Ns. Syafri Syam, S.Kep (Perawat Anest), dan Zafitra Patriotga, S.Kep (Perawat OK RS Unand).

Sementara Ketua LPPM Unand Uyung Gatot S. Dinata, mengatakan para dokter akan membantu operasi bedah tulang dan penanganan luka para korban gempa.

“Semoga meringankan penderitaan korban gempa dan membantu pemerintah daerah di sana,” kata Uyung.

Ketua Tim, Riendra mengemukakan tim yang ia pimpin akan berbuat yang terbaik bagi masyarakat yang jadi korban gempa.

“Segala kemampuan kita kerahkan demi membantu derita saudara kita,” katanya.
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor: Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2021