Saham Tokyo dibuka beragam, pengaruh Wall Street dan COVID-19

Saham Tokyo dibuka beragam, pengaruh Wall Street dan COVID-19

Seorang pria mengenakan masker pelindung berjalan melewati layar yang menampilkan grafik yang menunjukkan rata-rata saham Nikkei di kawasan perusahaan pialang, di tengah wabah penyakit virus corona (COVID-19), di Tokyo, Jepang, Senin (2/11/2020). ANTARA/REUTERS/Issei Kato/am.

Tokyo (ANTARA) - Saham-saham Tokyo dibuka beragam pada perdagangan Rabu pagi, ketika kenaikan Wall Street semalam mendorong pembelian namun diimbangi dengan penjualan di tengah kekhawatiran atas meningkatnya jumlah kasus COVID-19 di Jepang.

Pada pukul 09.15 waktu setempat, indeks acuan Nikkei 225 di Bursa Efek Tokyo (TSE) bertambah 29,44 poin atau 0,10 persen, dari penutupan Selasa (19/1/2021), menjadi diperdagangkan di 28.662,90 poin. Sehari sebelumnya, indeks Nikkei 225 melonjak 391,25 poin atau 1,39 persen menjadi 28.633,46 poin.

Sementara itu, indeks Topix yang lebih luas dari seluruh saham papan utama di pasar Tokyo, melemah 3,37 poin atau 0,18 persen, menjadi diperdagangkan pada 1.852,47 poin. Indeks Topix naik 10,35 poin atau 0,56 persen menjadi 1.855,84 poin pada akhir perdagangan Selasa (19/1/2021).

Saham-saham emiten yang terkait dengan pertambangan serta tekstil dan pakaian jadi memimpin kenaikan yang menonjol, sementara saham-saham transportasi udara serta tenaga listrik dan gas termasuk yang menurun paling banyak pada menit-menit pembukaan setelah bel perdagangan pagi.

Baca juga: Saham Tokyo ditutup naik, investor buru saham murah
Baca juga: Bursa Tokyo dibuka lebih tinggi karena investor buru saham murah
Baca juga: Saham Tokyo ditutup jatuh, tertekan aksi ambil untung
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021