Pemuda ditangkap saat mengedarkan ratusan butir obat keras ilegal

Pemuda ditangkap saat mengedarkan ratusan butir obat keras ilegal

Barang bukti ratusan butir obat keras ilegal yang disita Satuan Narkoba Polres Sukabumi Kota dari AJ (24) warga Kecamatan Cibatu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. ANTARA/Aditya Rohman.

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Seorang pemuda asal Cibatu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, diciduk anggota Satuan Reserse Narkoba Polres Sukabumi Kota yang sedang patroli rutin di Jalur Lingkar Selatan, Kecamatan Baros, Sukabumi, karena kedapatan hendak mengedarkan ratusan butir obat keras ilegal.

"Tersangka berinisial AJ (24) merupakan warga Desa Cibatu, Kecamatan Cisaat. Kasus ini terungkap berkat kecurigaan anggota kami yang melihat gerak gerik tersangka yang tidak lazim. Setelah dimintai keterangan dan geledah, ternyata dalam saku jaketnya ada ratusan butir obat keras ilegal merk Tramadol," kata Kasat Narkoba Polres Sukabumi Kota, AKP Ma'ruf, di Sukabumi, Senin.

Baca juga: Satpol PP Cianjur sita seribuan butir obat terlarang dan minuman keras

Informasi yang dihimpun, hal ini berawal saat polisi berpatroli rutin di sekitar Jalan Lingkar Selatan tepatnya di Pertigaan Jalan Balandongan, Kecamatan Baros.

Pemuda yang mengendarai sepeda motor itu gerak-geriknya mencurigakan dan tidak seperti sedang menunggu seseorang sehingga polisi langsung mendekat.

Baca juga: Polres Temanggung sita ribuan butir obat terlarang

Anak muda yang ditegur polisi tiba-tiba menunjukan wajah yang panik dan mencoba beralibi. Polisi yang semakin curiga dengan tingkah laku pemuda itu langsung menginterogasi dan menggeladah tubuhnya.

Ternyata dalam balik saku jaketnya terdapat 390 butir obat jenis Tramadol. Dengan ada barang bukti itu, dia pun langsung digelandang ke Markas Polres Sukabumi Kota untuk dimintai keterangan.

"Tersangka mengaku obat keras ilegal tersebut didapatnya dari seseorang untuk diedarkan lagi. Biasanya sasaran peredaran obat keras itu dijual kepada orang yang sudah dikenalnya ataupun yang memesan melalui sambungan telepon," katanya.

Baca juga: Polres Cirebon Kota tangkap empat bandar obat terlarang
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: Ade P Marboen
COPYRIGHT © ANTARA 2021