Trans Eurokars Indonesia jadi distributor resmi AC Schnitzer

Trans Eurokars Indonesia jadi distributor resmi AC Schnitzer

Trans Eurokars Indonesia jadi distributor resmi AC Schnitzer. ANTARA/HO.

Jakarta (ANTARA) - PT Trans Eurokars Indonesia (Eurokars Group) menjadi satu-satunya distributor resmi yang menangani penjualan, instalasi, dan garansi semua produk modifikasi atau tuner AC Schnitzer untuk pasar Indonesia.

Seluruh layanan AC Schnitzer beroperasi di diler resmi BMW Eurokars tersedia untuk pelanggan BMW, MINI, serta Land Rover.

"Kami merasa sangat bangga dan terhormat dapat menjadi distributor resmi AC Schnitzer di Indonesia,” kata Sivakumar Krishnan, General Manager BMW Eurokars dalam siaran pers, Jumat.

"Kerja sama ini menjadi pencapaian signifikan untuk kami dan semakin mengukuhkan Trans Eurokars Indonesia sebagai pemimpin otomotif kelas premium di Indonesia," kata dia.

Sebagai pemimpin pasar di dunia untuk suku cadang mobil, Schnitzer menawarkan teknologi unggul dan produk berkualitas yang dirakit dan diuji di Jerman serta mengantongi lisensi Technischer Überwachungsverein (TÜV) atau Asosiasi Inspeksi Teknis dari Jerman. Schnitzer juga telah memiliki izin layak jalan di jalan raya.

Baca juga: Buka kaca terlalu lebar, boros bahan bakar

AC Schnitzer Indonesia menawarkan line up terlengkap hingga 2.500 parts dengan tiga tahun garansi (syarat dan ketentuan berlaku). Produk yang ditawarkan tidak hanya meningkatkan estetika eksterior dan interior kendaraan, namun juga fokus untuk meningkatkan fungsional dan performa mobil.

Sivakumar Krishnan menjelaskan, “Trans Eurokars Indonesia menyediakan wadah bagi pelanggan Indonesia yang gemar memodifikasi kendaraannya tanpa harus takut kehilangan warranty."

"Bersamaan dengan semangat AC Schnitzer from motorsports to the road, kami berkomitmen untuk menghadirkan pengalaman memiliki mobil motorsports dengan performa kelas dunia yang aman dan nyaman bagi pelanggan kami yang berharga," kata dia.

Dari segi peningkatan performa, Schnitzer menjamin durablity (memiliki tingkat ketahanan tinggi) berkat peningkatan kinerja yang moderat, contohnya pada BMW M4 yang meningkat hingga 79 hp dengan klasifikasi emisi CO2 yang tetap dipertahankan.

Pada 2016, AC Schnitzer menorehkan tiga rekor dengan model BMW, yakni 150D menjadi diesel tercepat di Hockenheim dengan catatan waktu 1:13:80 menit, M2 tercepat di Sachsenring dengan catatan waktu 1:32:9 menit, sedangnkan untuk model M3 dikukuhkan sebagai sedan tercepat dengan catatan waktu hanya 1:33:9 menit.

Baca juga: Cara merawat AC mobil

Mereka juga menawarkan pengelompokan produk untuk mengubah tampilan estetika kendaraan, seperti di bawah ini:

Sport exhaust system
Menawarkan produk tahan lama berkat penggunaan baja tahan karat dengan suara nyaring.

Suspension
AC Schnitzer mempertahankan kenyamanan dan keamanan berkendara meski ukuran roda lebih besar dan ban lebih lebar yang sudah diuji secara teknis di trek balap dan juga jalan raya. Oleh karenanya, AC Schnitzer menjamin penggunaan sporting suspension dapat digunakan untuk berkendara sehari-hari di jalan raya.

Wheels
Tersedia beragam ukuran wheels hingga 23 inch (58 cm) dengan bobot berat yang sama meski ukuran wheels lebih besar.

Aerodynamics
AC Schnitzer memastikan desain secara estetika namun juga mempertimbangkan keamanan secara teknis. Menjamin kualitas sama dengan pabrikan kendaraan atau lebih baik.

Interior
Penggunaan material berkualitas seperti alumunium, serat karbon, dan kulit yang didesain secara individual dengan beragam warna.

Baca juga: Starter mobil saat AC menyala bisa merusak aki

Baca juga: Benarkah mengemudi sambil merokok bisa merusak AC mobil?

Baca juga: Hemat waktu servis AC mobil dengan teknologi flushing dan endoskopi

 
Pewarta : Alviansyah Pasaribu
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021