Puskesmas di Cilegon-Banten dibantu alkes tenaga medis dari Pertamina

Puskesmas di Cilegon-Banten dibantu alkes tenaga medis dari Pertamina

Penyerahan bantuan dari Pertamina kepada puskesmas Kota Cilegon, Provinsi Banten, Jumat (12/2/2021). ANTARA/HO-Humas Pertamina.

Tangerang, Banten (ANTARA) - PT Pertamina (Persero) melalui Pemasaran Regional Jawa Bagian Barat terus berupaya membantu penanganan pandemi COVID-19 dengan menyerahkan bantuan berupa alat kesehatan dan suplemen untuk para tenaga kesehatan di beberapa puskesmas wilayah Kota Cilegon, Provinsi Banten.

Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR III, Eko Kristiawan dalam keterangan yang diterima di Tangerang, Jumat menyatakan bantuan diberikan kepada lima puskesmas di Kota Cilegon dengan pertimbangan jumlah kasus COVID-19 dan masih memerlukan tambahan bantuan.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Luthfika Adityo mewakili Fuel Terminal Tanjung Gerem yang bekerja sama dengan Koperasi Karyawan Kuda Laut Tanjung Gerem untuk lima lokasi yaitu Puskesmas UPTD Cilegon, Puskesmas Kecamatan Purwakarta, Puskesmas Jombang, Puskesmas Kecamatan Citangkil dan Puskesmas Grogol yang berada disekitar wilayah operasi Fuel Terminal Tanjung Gerem.

Bantuan yang diberikan berupa alat pelindung diri (APD) lengkap, wastafel portable, penyanitasi tangan, disinfektan, dan suplemen untuk para tenaga kesehatan. Secara bertahap bantuan tersebut telah diserahkan pada September 2020 dan awal Februari 2021 ini.

“Bantuan ini merupakan upaya preventif kami dalam membantu mencegah penyebaran pandemi di sekitar wilayah operasi Pertamina di Tanjung Gerem, Kota Cilegon. Kami berharap agar protokol kesehatan diterapkan di internal perusahaan dan oleh seluruh masyarakat juga termasuk di sekitar wilayah kerja Pertamina,” kata Eko.

Kepala Puskesmas Grogol Kota Cilegon, drg Pebriant Damayanti menyampaikan apresiasi kepada PT Pertamina (Persero) atas bantuan yang diberikan.

“Pada masa sekarang ini, puskesmas sebagai fasilitas fungsional yang memberikan pelayanan Kesehatan masyarakat sangat membutuhkan fasilitas dan alat Kesehatan tersebut guna mendukung kegiatan dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Bantuan tersebut sangat berguna dan dapat dimanfaatkan langsung oleh masyarakat dan para tenaga kesehatan agar tetap bisa memberikan layanan terbaik,” katanya

Baca juga: PPKM skala mikro di Banten tekankan penanggulangan berbasis komunitas

Baca juga: Anggota Wantimpres sebut COVID-19 di Cilegon ditangani sesuai protokol

Baca juga: Polres Cilegon perketat "check point" di Pelabuhan Merak


 
Pewarta : Achmad Irfan
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2021