WHO peringatkan Afrika soal wabah Ebola di Kongo, Guinea

WHO peringatkan Afrika soal wabah Ebola di Kongo, Guinea

Seorang petugas kesehatan Kongo menyiapkan pemberian vaksin Ebola pada seorang pria terinfeksi di Pusat Kesehatan Himbi di Goma, Republik Demokratik Kongo, (17/7/2019). (ANTARA/REUTERS/Olivia Acland/aa)

Jenewa (ANTARA) - Wabah Ebola di Republik Demokratik Kongo (DRC) dan Guinea bisa menimbulkan risiko di kawasan dan harus sangat diwaspadai, kata seorang pejabat senior Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), Senin (15/2).

Kongo telah mengonfirmasi kemunculan empat kasus Ebola sejak kebangkitan virus tersebut diumumkan pada 7 Februari di Butembo, pusat wabah sebelumnya yang diumumkan pada Juni tahun lalu.

Kampanye vaksinasi Ebola telah dimulai di Butembo, DRC timur, kata WHO dalam cuitan pada Senin.

Secara terpisah, Guinea --negara di Afrika Barat-- pada Minggu (14/2) mengumumkan wabah baru Ebola. Guinea melaporkan tujuh kasus dan tiga kematian akibat penyakit virus itu.

"Kita harus sangat waspada, sangat waspada," Mike Ryan, pakar darurat WHO, mengatakan kepada pers.

"Penyakit ini (Ebola) bisa menimbulkan risiko di kawasan."

Virus Ebola menyebabkan muntah dan diare parah serta menyebar melalui kontak melalui cairan tubuh.
Baca juga: Kongo konfirmasi dua kasus Ebola
Baca juga: WHO: Ebola di RD Kongo kini mencapai 60 kasus


Sumber: Reuters
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor: Suharto
COPYRIGHT © ANTARA 2021