Kasus COVID melonjak, Finlandia nyatakan keadaan darurat

Kasus COVID melonjak, Finlandia nyatakan keadaan darurat

Dokumentasi - Perdana Menteri Finlandia Sanna Marin tiba untuk hari kedua KTT para pemimpin Uni Eropa di Brussels, Belgia, Jumat (13/12/2019). ANTARA/REUTERS/Yves Herman/am.

Helsinki (ANTARA) - Pemerintah Finlandia pada Senin mengumumkan keadaan darurat karena kasus infeksi COVID-19 di negara itu melonjak.

Dengan status darurat, restoran ditutup berbagai aturan lain diberlakukan untuk menangani pandemi virus corona.

Langkah tersebut diambil pemerintah karena varian baru virus corona berkontribusi pada lonjakan infeksi COVID di negara Nordik itu, yang sudah menutup perbatasan wilayahnya.

Keadaan darurat juga memungkinkan pemerintah untuk melanjutkan penutupan sekolah serta membatasi pergerakan antardaerah.

"Pemerintah memandang bahwa kita perlu mengurangi kontak," kata Perdana Menteri Sanna Marin di depan pers.

"Setiap orang sekarang bisa memengaruhi bagaimana keadaan pada musim semi dan musim panas nanti," katanya.

Baca juga: Situasi COVID-19 di Finlandia memburuk dengan cepat

Beberapa wilayah di Finlandia telah mengalami peningkatan pesat infeksi COVID-19 dalam dua minggu terakhir.

Wabah berjangkit di kalangan pemain ski di Lapland serta pekerja di pangkalan pengiriman dengan kapal laut, juga di lokasi-lokasi konstruksi.

Finlandia merupakan salah satu negara di Eropa yang paling ringan terkena dampak wabah virus corona.

Sejak pandemi COVID-19 mulai muncul, negara itu sejauh ini mencatat 58.064 kasus dan 742 kematian. Saat ini, ada 210 orang yang dirawat di rumah sakit karena penyakit tersebut.

Sumber: Reuters

Baca juga: Finlandia akan beri vaksin COVID-19 untuk nakes pada Januari 2021
Pewarta : Tia Mutiasari
Editor: Yuni Arisandy Sinaga
COPYRIGHT © ANTARA 2021