ASN Jakut mulai jalani vaksinasi COVID-19 fase pertama

ASN Jakut mulai jalani vaksinasi COVID-19 fase pertama

Sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) mengikuti kegiatan vaksinasi fase pertama di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara pada Senin (8/3/2021). (ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara)

Jakarta (ANTARA) - Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Jakarta Utara menjalani vaksinasi COVID-19 fase pertama mulai Senin hingga Rabu (10/3) mendatang.

Kepala Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara dr Yudi Dimyati mengatakan pelaksanaan vaksinasi pada hari pertama bagi ASN di lingkungan Wali Kota Jakarta Utara dijadwalkan berjumlah 299 orang.

Kemudian hari kedua sekitar 292 orang dan hari terakhir untuk anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP).

"Semua pegawai terjadwal (mendapat vaksin) sesuai hari dan jamnya. Kalau pegawai di Suku Dinas ada kendala di lapangan, maka pelaksanaan vaksinasinya akan dijadwalkan juga di Kantor Wali Kota Jakarta Utara," ujar Yudi di Jakarta, Senin.

Adapun vaksinasi di Kantor Wali Kota Jakarta Utara hari ini dilaksanakan di Balai Yos Sudarso, halaman kantor Wali Kota Jakarta Utara.

Sedangkan vaksinasi bagi ASN di tingkat kecamatan dan kelurahan dilaksanakan di masing-masing wilayah seperti Kecamatan Kelapa Gading di Gedung GOR Judo, Kecamatan Pademangan di Puskesmas Kecamatan Pademangan.

Baca juga: Wali Kota Jakarta Utara jalani vaksinasi di kantornya
Baca juga: 13 ribu tenaga kesehatan Jakarta Utara segera divaksin

Kemudian Kecamatan Tanjung Priok di Aula Kantor Lurah Papanggo, Kecamatan Penjaringan di Aula Kantor Camat Penjaringan, Kecamatan Koja di Aula Kantor Camat Koja dan Kecamatan Cilincing di Aula Kantor Camat Cilincing.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretaris Kota Jakarta Utara Suroto menjadi salah satu peserta vaksinasi Sinovac yang diproduksi PT Bio Farma di Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin.

Sebelum disuntik, ia menjalani pengecekan kesehatan terlebih dahulu untuk memastikan kondisi tubuhnya sehat dan siap menerima vaksin.

Usai disuntik vaksin, Suroto kemudian menjalani observasi selama 30 menit. Namun, ia mengaku tidak merasakan Kejadian Ikutan Pasca-Vaksinasi (Kipi) dalam tubuhnya.

"Tidak ada gejala apa-apa, sama seperti biasanya," kata Suroto.

Ia pun mengajak rekan-rekannya sesama ASN se-Jakarta Utara, untuk memanfaatkan program vaksinasi sebagai upaya meminimalkan penyebaran COVID-19.

Baca juga: RSUD Tanjung Priok mulai vaksinasi lansia di Jakarta Utara
Baca juga: Dinkes: 4.500 warga lanjut usia siap ikuti vaksinasi di Jakarta Utara
Wali Kota Jakarta Utara Ali Maulana Hakim disuntik vaksin COVID-19 Sinovac di ruangan kantor Wali Kota Jakarta Utara pada Jumat (5/3/2021). (ANTARA/ HO-Kominfotik Jakarta Utara)
Menurut dia, tidak ada yang perlu dikhawatirkan terhadap vaksin karena akan melindungi diri sendiri, keluarga dan teman-teman di lingkungan sekitar.

"Tidak perlu takut, Insya Allah semuanya dalam kondisi sehat walafiat," kata Suroso pula.

Hal senada disampaikan Yudi. Dia mengatakan sejumlah persiapan sudah dilakukan Sudinkes jika terjadi kejadian ikutan pascavaksinasi.

Suku Dinas Kesehatan Kota Jakarta Utara sudah menyiapkan ambulans gawat darurat serta tenaga kesehatan untuk membawa ke fasilitas kesehatan terdekat.

"Dan lokasi vaksin di sini (Kantor Wali Kota) juga bersebelahan dengan unit pelayanan kesehatan pegawai Pemerintah Kota Jakarta Utara," kata dia.
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Sri Muryono
COPYRIGHT © ANTARA 2021