Telkomsel pasang 7.200 BTS di Kaltim calon ibu kota negara

Telkomsel pasang 7.200 BTS di Kaltim calon ibu kota negara

Vice President Network Operation and Quality Management Telkomsel Area Pamasuka A Moelky Furqan, saat pertemuan melalui virtual dengan media, Rabu (10/3/2021). Tangkapan layar/ANTARA Darwin Fatir

Makassar (ANTARA) - Telkomsel telah memasang 7.200 unit Base Transceiver Station (BTS) sebagai komitmen  memperkuat infrastruktur jaringan telekomunikasi di wilayah Provinsi Kalimantan Timur yang merupakan wilayah akan dijadikan ibu kota baru negara Republik Indonesia.

"Saat ini, kami terus mendukung dan mengawal program pemerintah menjadikan Kalimantan Timur sebagai lokasi calon ibu kota baru Indonesia," tutur Vice President Network Operation and Quality Management Telkomsel Area Pamasuka A Moelky Furqan, saat pertemuan melalui virtual dengan media, Rabu.

Menurut dia, sejak diumumkan Pemerintah Pusat pada 2019, akan menjadikan Provinsi Kalimantan Timur, sebagai lokasi baru ibu kota, pihaknya langsung bergerak memperkuat jaringan komunikasi di wilayah setempat

Saat ini, sebut dia, telah terpasang 7.200 unit Base Transceiver Station (BTS) di Kaltim, dimana sebanyak 5.100 unit merupakan BTS broadband yang berhasil menjangkau 96 persen populasi pada jaringan 4G LTE.

Kendati masih dalam kondisi pandemi COVID-19 yang berlangsung selama setahun, tidak menyurutkan semangat telkom untuk terus membangun BTS baru guna melayani kebutuhan masyarakat seiring dengan perubahan perilaku pelanggan yang begitu cepat.

"Infrastruktur jaringan terus kami bangun dengan dominasi BTS yang dihadirkan merupakan BTS broadband. Untuk itu, kami terus melanjutkan pembangunan teknologi digital di Kaltim agar semakin siap mengadopsi ekosistem teknologi digital yang lengkap dan berkelanjutan," paparnya.

Selain pembangunan BTS di titik-titik pemukiman dan jalur-jalur utama penghubung antar kelurahan, jalur transportasi darat, lanjut dia, juga merupakan bagian penting dalam pembangunan calon Ibukota baru telah menjadi perhatian.

"Ini yang menjadi salah satu perhatian kami. Saat ini ada 340 BTS yang tersebar di jalur-jalur strategis seperti jalur lintas Balikpapan ke Samarinda, jalur lintas Sepaku ke Penajam Paser Utara, dan jalur Tol Balikpapan ke Samarinda," sebut Moelky.

Secara spesifik Pemerintah Indonesia menetapkan dua kabupaten di Kalimantan Timur sebagai lokasi baru ibu kota, yaitu sebagian wilayah di Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.

Sebanyak 1.400 BTS Telkomsel telah melayani wilayah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan 980 di antaranya merupakan BTS broadband. Sedangkan Kabupaten Penajam Paser Utara telah terlayani jaringan Telkomsel dengan lebih dari 260 BTS termasuk 180 di antaranya merupakan BTS broadband.

Termasuk empat kelurahan di Kabupaten Penajam Paser Utara, yaitu Bukit Raya, Bumi Harapan, Pemaluan, dan Riko. Pemindahan lokasi Ibukota di Kalimantan, diharapankan mendorong pertumbuhan ekonomi baru yang adil dan merata.

"Kami pun turut berkomitmen untuk terus membuka peluang dan kesempatan yang lebih luas untuk mendukung hal tersebut melalui layanan jaringan yang Telkomsel hadirkan," tambah Moelky
 
Pewarta : M Darwin Fatir
Editor: Adi Lazuardi
COPYRIGHT © ANTARA 2021