8 gejala kekurangan vitamin D yang patut diwaspadai

8 gejala kekurangan vitamin D yang patut diwaspadai

ilustrasi (Shutterstock) (Shutterstock/)

Jakarta (ANTARA) -- Vitamin D menyimpan banyak manfaat untuk tubuh. Utamanya, untuk menyehatkan tulang agar mampu menopang bobot tubuh dengan baik.

Tapi, tidak sebatas itu. Vitamin D juga bisa menurunkan berbagai risiko penyakit, seperti demensia hingga gagal jantung. Oleh karena itu, tubuh sebaiknya memenuhi kebutuhan vitamin D sehari-hari.

Kekurangan vitamin D bisa menyebabkan timbulnya berbagai penyakit. Sebelum terlambat, mari kenali berbagai gejala kekurangan vitamin D.
Gejala Kekurangan Vitamin D
Tubuh dengan kadar vitamin D yang rendah akan mengalami berbagai gangguan kesehatan. Pelajari delapan gejala kekurangan vitamin D berikut ini untuk mengantisipasinya.

1. Nyeri tulang
Gejala kekurangan vitamin D yang paling sering muncul adalah nyeri tulang. Rasa nyerinya juga sering dikaitkan dengan nyeri muskuloskeletal, terutama nyeri tekan dan nyeri tulang tibia.

Nyeri tulang bisa terjadi karena tubuh tidak bisa secara optimal menyerap kalsium ke jaringan tulang. Penyerapan kalsium akan lebih mudah jika vitamin D tersedia dalam jumlah yang cukup.

2. Nyeri otot
Selain nyeri tulang, gejala kekurangan vitamin D lainnya adalah nyeri otot. Tulang dan otot memang posisinya saling berdekatan dalam tubuh. Kemudian, kekurangan vitamin D juga bisa menyebabkan radang sendi.

Gejala kekurangan vitamin D ini bisa muncul karena massa otot berkurang dan pemulihan otot setelah tubuh melakukan aktivitas fisik yang berat juga berjalan lambat. Perlu diperhatikan, jika gejala kekurangan vitamin D ini muncul bisa jadi kamu mengalami fibromyalgia.

3. Mudah lelah
Kekurangan vitamin D juga akan menyebabkan tubuh terasa mudah lelah. Apalagi, jika tubuh terbiasa kurang tidur dan menjalani hari-hari dengan kesibukan.

Ada penelitian yang menunjukkan bahwa orang dengan kadar vitamin D rendah tampak lebih mudah kelelahan. Dengan mengonsumsi suplemen vitamin D, gejala ini berangsur berkurang.

4. Kepala mudah berkeringat
Gejala kekurangan vitamin D lain yang dapat diamati adalah perubahan yang terjadi di bagian kepala. Orang yang kekurangan vitamin D, kepalanya cenderung lebih mudah berkeringat daripada biasanya.

Walaupun cuaca sejuk atau tidak panas, kepala tetap berkeringat. Keringat yang muncul pun terasa berlebihan jika dibandingkan dengan bagian tubuh lainnya.

5. Mudah sakit
Jika seseorang cenderung mudah sakit, bisa jadi mereka sedang kekurangan vitamin D di dalam tubuhnya. Gejala kekurangan vitamin D ini muncul karena sistem kekebalan tubuh sedang melemah.

Perlu diketahui bahwa manfaat vitamin D yang utama adalah memperkuat sistem kekebalan tubuh. Jika kadar vitamin D dalam tubuh di bawah ambang normal, seseorang mungkin akan sering terinfeksi virus.

6. Luka lambat sembuh
Gejala kekurangan vitamin D berikutnya masih berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Sistem kekebalan tubuh berfungsi melawan virus dan patogen penyebab penyakit. Kemudian, mempercepat penyembuhan jika tubuh terluka.

Orang yang kekurangan vitamin D bisa jadi saat terluka, lukanya lambat sembuh. Ada juga kaitan vitamin D dengan diabetes yang memiliki gejala sama.

Vitamin D berfungsi menstabilkan kadar gula darah dalam tubuh dan juga kolesterol. Luka pada orang yang menderita diabetes dapat lebih cepat sembuh karena suplementasi vitamin D berminggu-minggu.

7. Rambut mudah rontok
Gejala kekurangan vitamin D berikutnya juga dapat terjadi di area kepala. Orang yang kekurangan vitamin D menunjukkan tanda-tanda bahwa rambutnya mudah rontok.

Kekurangan vitamin D dapat memicu terganggunya proses siklus pada rambut. Akibatnya, rambut menjadi semakin tipis dan mudah rontok. Bahkan, vitamin D juga kerap menjadi suplemen untuk perawatan rambut rontok.

8. Mudah cemas dan depresi
Kekurangan vitamin D akan memengaruhi kerja organ-organ di dalam tubuh, termasuk otak manusia. Gejala yang dapat muncul karena kekurangan vitamin ini yaitu seseorang menjadi mudah cemas dan depresi.

Bahkan, kekurangan vitamin D bisa memicu penyakit mental seperti skizofrenia, jika dibiarkan. Mengonsumsi suplemen vitamin D bisa memperbaiki kondisi ini.

Setelah mengetahui beberapa gejala dari kekurangan vitamin D, maka cobalah untuk penuhi kebutuhan vitamin D kamu setiap hari dengan mengonsumsi makanan-makanan yang kaya akan vitamin D atau mengonsumsi suplemen penambah vitamin D, seperti D3-400 Tablet dan D3-1000 Tablet dari Pyfa Health. Cek produknya sekarang, ya!
Pewarta : PR Wire
Editor: PR Wire
COPYRIGHT © ANTARA 2021