Penambahan pasien sembuh COVID-19 Jakarta sebanyak 1.851 pada Sabtu

Penambahan pasien sembuh COVID-19 Jakarta sebanyak 1.851 pada Sabtu

Warga tengah menyantap makanan saat berwisata di Taman Margasatwa Ragunan, Jakarta Selatan, Sabtu (13/3/2021) setelah sebelumnya sempat tutup karena adanya kebijakan pembatasan akibat pandemi. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/foc.

Jakarta (ANTARA) - Penambahan pasien sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta pada  Sabtu (13/3)  sebanyak 1.851 orang, yakni dari total  343.351 pada hari sebelumnya menjadi 345.202 orang.

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, Sabtu, persentase total pasien sembuh dibandingkan dengan total kasus positif 358.776 kasus sebesar 96,2 persen atau naik 0,2 persen dari sebelumnya 96 persen.

Baca juga: DKI pertimbangkan buka tempat hiburan lain usai PPKM lanjutan

Dari data tersebut, pertambahan pasien sembuh COVID-19 sebanyak 1.034 kasus pada Sabtu, juga mempengaruhi jumlah kasus aktif yang masih dirawat atau diisolasi, yang mengalami penurunan 839 orang dari jumlah sebelumnya 8.422 orang, sehingga menyebabkan total kasus aktif saat ini sebesar 7.583 orang.

Kumulasi total kasus positif COVID-19 sebanyak 358.776 kasus ini terjadi setelah adanya penambahan sebanyak 1.034 kasus pada Sabtu (13/3) ini yang membuat total kasus positif COVID-19 di Jakarta naik dari angka sebelumnya sebanyak 357.742 kasus.

Baca juga: 23.347 lansia di Jakarta Utara terima dosis pertama vaksin COVID-19

Penambahan kasus positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta pada hari Sabtu tanggal 13 Maret 2021 sebanyak 1.034 kasus ini, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya yakni pada hari Jumat (12/3).

Untuk data tes PCR pada 12 Maret 2021 yang masuk hari Sabtu ini, memiliki rincian dilakukan tes pada 12.801 spesimen, di mana dari jumlah tes tersebut, sebanyak 10.625 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.034 positif dan 9.591 negatif.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 1.034 kasus pada hari Sabtu ini, lebih tinggi dibanding penambahan kasus pada hari Selasa (9/3) sebanyak 867 kasus.

Baca juga: Wagub DKI: Tempat wisata buka saat PPKM Mikro karena keinginan pusat

Namun, penambahan kasus positif harian sebanyak 1.034 kasus pada hari Sabtu ini, masih lebih rendah dibanding penambahan kasus pada hari Jumat (12/3) sebanyak 1.873 kasus, pada hari Kamis (11/3) sebanyak 1.754 kasus pada hari Rabu (10/3) sebanyak 1.040 kasus, pada hari Senin (8/3) sebanyak 1.783 kasus, pada hari Minggu (7/3) sebanyak 1.834 kasus, pada hari Sabtu (6/3) sebanyak 1.616 kasus, terlebih dibandingkan dengan penambahan kasus positif pada hari Minggu (7/2) sebanyak 4.213 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi.

Dari data yang ada, penambahan sebanyak 4.213 kasus pada hari Minggu (7/2) itu juga pemegang rekor dalam kategori temuan kasus hasil tes harian yang dilaporkan (temuan asli), dengan rincian merupakan hasil tes PCR pada hari Sabtu (6/2).

Dari total kasus sebanyak 358.776 kasus pada hari Sabtu ini, sebanyak 5.991 di antaranya meninggal dunia setelah adanya tambahan 22 orang meninggal dari angka sebelumnya 5.969 orang. Angka tersebut senilai 1,7 persen (sama seperti sebelumnya) dari jumlah total kumulasi kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada hari Sabtu ini, tercatat di angka 13,3 persen (turun dari sebelumnya 14,4 persen).

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Bulan Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Sabtu ini, adalah sebesar 11,1 persen (turun dari sebelumnya 11,2 persen).

Mengingat perkembangan COVID-19 yang belum tuntas, redaksi Antara mengingatkan para pembaca untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam berkegiatan sehari-hari yakni:
• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.
• Menghindari kerumunan.
• Selalu menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5-2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021