Penambahan kasus positif COVID-19 Jakarta Jumat (19/3) sebanyak 1.588

Penambahan kasus positif COVID-19 Jakarta Jumat (19/3) sebanyak 1.588

Petugas kesehatan memanggil peserta untuk mengikuti Vaksinasi Mitra Kementerian Perhubungan di Stasiun Gambir, Jakarta Jumat (19/3/2021). Vaksinasi COVID-19 tersebut diberikan kepada seribu orang dengan beragam profesi mulai frontliner, masinis, pramugari, pilot, hingga pegawai lainnya yang bekerja di sektor transportasi. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/rwa.

Jakarta (ANTARA) - Penambahan kasus positif COVID-19 di Jakarta pada Jumat tanggal (19/3) adalah sebanyak 1.588 kasus yang membuat kumulasi total kasus positif COVID-19 meningkat dari 365.419 kasus menjadi 367.007 kasus 

Berdasarkan data Pemprov DKI Jakarta di laman corona.jakarta.go.id, Jumat, penambahan kasus positif Corona Virus Desease 2019 (COVID-19) di Jakarta pada hari Jumat (19/3)  sebanyak 1.588 kasus ini, merupakan hasil dari pemeriksaan usap (swab test PCR) pada sehari sebelumnya yakni pada hari Kamis (18/3).

Baca juga: Dua orang simpatisan Rizieq Shihab di PN Jaktim reaktif COVID-19

Untuk data tes PCR pada 18 Maret 2021 yang masuk hari Jumat ini, memiliki rincian dilakukan tes pada 12.978 spesimen, di mana dari jumlah tes tersebut, sebanyak 11.290 orang adalah yang baru dites PCR untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.588 positif dan 9.702 negatif.

Selama sepekan, penambahan kasus positif harian sebanyak 1.588 kasus pada hari Jumat ini, lebih tinggi dibanding penambahan kasus pada hari Rabu (17/3) sebanyak 1.330 kasus, pada hari Selasa (16/3) sebanyak 835 kasus, pada hari Senin (15/3) sebanyak 1.555 kasus, pada hari Minggu (14/3) sebanyak 1.204 kasus, dan pada hari Sabtu (13/3) sebanyak 1.034 kasus.

Akan tetapi, penambahan kasus positif harian sebanyak 1.588 kasus pada hari Jumat ini, lebih rendah dibanding penambahan kasus pada hari Kamis (18/3) sebanyak 1.719 kasus, pada hari Jumat (12/3) sebanyak 1.873 kasus, terlebih jika dibandingkan dengan penambahan kasus positif pada hari Minggu (7/2) sebanyak 4.213 kasus yang merupakan penambahan tertinggi selama pandemi.

Baca juga: Jaksel nihil zona merah COVID-19

Dari data yang ada, penambahan sebanyak 4.213 kasus pada hari Minggu (7/2) itu juga pemegang rekor dalam kategori temuan kasus hasil tes harian yang dilaporkan (temuan asli), dengan rincian merupakan hasil tes PCR pada hari Sabtu (6/2).

Dengan pertambahan kasus positif COVID-19 sebanyak 1.588 kasus pada hari Jumat ini juga, mempengaruhi jumlah kasus aktif yang masih dirawat atau diisolasi, yang mengalami peningkatan 359 orang dari jumlah sebelumnya 6.492 orang, sehingga menyebabkan total kasus aktif saat ini sebesar 6.851 orang.

Sementara itu, penambahan pasien sembuh dari paparan COVID-19 di Jakarta pada hari Jumat tanggal 19 Maret 2021, adalah sebanyak 1.209 orang, yang menyebabkan kumulasi total pasien sembuh naik dari 352.827 orang, menjadi 354.036 orang.

Dengan total pasien sembuh sebanyak 354.036 orang itu, memiliki persentase dibanding total kasus positif sebesar  96,5 atau turun 0,1 persen dari sebelumnya 96,6 persen.

Baca juga: 55 kendaraan Satpol PP antar-jemput lansia di Jakarta Utara

Dari total kasus sebanyak 367.007 kasus pada hari Jumat ini, sebanyak 6.120 di antaranya meninggal dunia setelah adanya tambahan 20 orang meninggal dari angka sebelumnya 6.100 orang. Angka tersebut senilai 1,7 persen (sama seperti sebelumnya) dari jumlah total kumulasi kasus positif.

Dari jumlah tes, DKI Jakarta mencatat persentase kasus positif berdasarkan jumlah tes atau "positivity rate" COVID-19 selama sepekan terakhir di Jakarta setelah perkembangannya pada hari Jumat ini, tercatat di angka 12,0 persen (turun dari sebelumnya 12,3 persen).

Angka ini sangat jauh di atas batas persentase yang ditetapkan oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam sepekan untuk satu kawasan, yang mengharuskan persentasenya tidak lebih dari lima persen untuk bisa terkategori kawasan aman.

Adapun persentase kasus positif di Jakarta secara total sejak awal pandemi Bulan Maret 2020 setelah perkembangan pada hari Jumat ini, adalah sebesar 11,2 persen (sama seperti sebelumnya).

Mengingat perkembangan COVID-19 yang belum tuntas, redaksi Antara mengingatkan para pembaca untuk memperhatikan dan menjalankan prinsip-prinsip protokol kesehatan dalam berkegiatan sehari-hari yakni:
• Tetap tinggal di rumah dan tidak keluar bila tidak ada keperluan mendesak.
• Menghindari kerumunan.
• Selalu menjalankan 3M: Memakai masker dengan benar, Menjaga jarak aman 1,5-2 meter, dan Mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir secara rutin.
• Ingatkan sesama untuk selalu menerapkan protokol kesehatan.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021