Luhut: investasi UEA ke INA wujud kepercayaan ke pemerintah Indonesia

Luhut: investasi UEA ke INA wujud kepercayaan ke pemerintah Indonesia

Menko Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dalam pertemuan dengan rombongan Bupati Biak Numfor, Papua, di kantor Kemenko Marves, Jakarta, Senin (22/3/2021). ANTARA/HO Kemenko Kemaritiman dan Investasi.

Jakarta (ANTARA) - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bahwa investasi Uni Emirat Arab (UEA) ke Otoritas Investasi Indonesia (Indonesia Investment Authority/INA) merupakan wujud kepercayaan kalangan internasional kepada pemerintah Indonesia.

"Selasa (23/3) lalu pemerintah Abu Dhabi mengumumkan mereka akan berinvestasi 10 miliar dolar AS ke sovereign wealth fund Indonesia (INA). Saya rasa ini pesan yang baik bahwa keyakinan internasional ke pemerintah Indonesia begitu tinggi," katanya saat menjadi pembicara kunci dalam Bali Investment Forum 2021 di Bali dan ditayangkan secara daring, Jumat.

Luhut mengatakan kepercayaan dunia internasional kepada Indonesia juga ditunjukkan dengan keputusan lembaga pemeringkat Fitch yang mempertahankan Sovereign Credit Rating RI pada peringkat BBB (investment grade) dengan outlook stabil.

Baca juga: Percepat pemulihan Bali, Kemenko Marves gelar forum investasi

Menurut Fitch, faktor kunci yang mendukung afirmasi peringkat Indonesia adalah prospek pertumbuhan ekonomi jangka menengah yang baik dan beban utang pemerintah yang rendah, meskipun meningkat. "Ini sangat bagus bagi Indonesia," kata Luhut.

Sebelumnya, UEA mengumumkan akan berinvestasi sebesar 10 miliar dolar AS ke sovereign wealth fund Indonesia--Otoritas Investasi Indonesia (INA).

Dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar RI di Abu Dhabi, investasi UEA pada INA semakin memperkokoh hubungan bilateral antarkedua negara di berbagai bidang, termasuk merefleksikan kedekatan hubungan personal antarpimpinan negara.

Baca juga: Pemerintah menyasar peluang investasi infrastruktur melalui INA

Dengan investasi ini, UEA menjadi investor utama yang terbesar (anchor investor) pada INA. Sebelumnya beberapa negara, antara lain Jepang, Amerika Serikat dan Kanada telah mengumumkan komitmen investasi mereka pada INA.

Bergabungnya PEA semakin menunjukkan tingginya kepercayaan dunia internasional untuk berinvestasi pada INA dan akan semakin menarik investor dunia lainnya untuk bergabung dan berinvestasi.
Pewarta : Ade irma Junida
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021