PM Jepang undang Biden ke Olimpiade

PM Jepang undang Biden ke Olimpiade

Pengunjuk rasa anti-Olimpiade berbaris pada hari pertama estafet obor Olimpiade Tokyo 2020 dimulai di Tokyo, Jepang, Kamis (25/3/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Ju-min Park/rwa.

Jakarta (ANTARA) - Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga mengatakan akan mengundang Presiden AS Joe Biden ke Olimpiade Tokyo yang dijadwalkan ulang musim panas ini, kantor berita Kyodo melaporkan, Jumat.

"Tentu saja, saya pikir itu yang akan terjadi," kata Suga ketika ditanya tentang kemungkinan mengundang Biden ke Olimpiade ketika dia melakukan perjalanan ke Washington bulan depan untuk melakukan pembicaraan dengan presiden AS tersebut.

Suga mengatakan para pemimpin dari kelompok tujuh negara industri (G7) telah mendukung Jepang menyelenggarakan Olimpiade dan Paralimpiade sesuai rencana.

Baca juga: Kirab obor dimulai, PM Jepang janjikan Olimpiade berjalan aman

Bulan lalu, para pemimpin G7 mengatakan dalam pernyataan bersama bahwa mereka akan mendukung komitmen Jepang untuk mengadakan pertandingan "dengan cara yang aman dan terjamin musim panas ini sebagai simbol persatuan global dalam mengatasi COVID-19."

Olimpiade akan dimulai pada 23 Juli, setelah diundur satu tahun dari jadwal asli karena penyebaran virus corona.

Sementara skeptisisme publik masih bergulir mengenai apakah Olimpiade dapat melanjutkan, penyelenggara, termasuk Komite Olimpiade Internasional (IOC) dan pemerintah metropolitan Tokyo, pekan lalu memutuskan bahwa penonton dari luar negeri tidak akan diizinkan untuk menghadiri acara olahraga tersebut sebagai upaya pencegahan di tengah pandemi.

Terlepas dari kekhawatiran kesehatan masyarakat, kirab obor Olimpiade telah dimulai Kamis (25/3) di Prefektur Fukushima, yang paling terpengaruh oleh krisis nuklir yang dipicu oleh gempa bumi dan tsunami pada 2011.

Untuk mencegah penyebaran virus, pembawa obor yang akan melintasi 47 prefektur di Jepang diminta untuk mencatat kondisi kesehatan mereka, sementara orang-orang didorong untuk menonton siaran langsung online, serta memakai masker dan bertepuk tangan daripada bersorak saat mereka menonton di luar.

Baca juga: Angka-angka unik dalam kirab Obor Olimpiade
Baca juga: Survei: Masyarakat Jepang dukung larangan penonton dari luar negeri
Baca juga: Sekitar 500 relawan asing akan berpatisipasi dalam Olimpiade
Pewarta : Arindra Meodia
Editor: Fitri Supratiwi
COPYRIGHT © ANTARA 2021