Bappenas: Pembangunan istana negara di ibu kota baru rampung 2024

Bappenas: Pembangunan istana negara di ibu kota baru rampung 2024

Dokumentasi - Salah satu maket sayembara gagasan rancangan Kawasan Ibu Kota baru Indonesia di Kalimantan Timur yang dilihat di komplek Istana Kepresidenan Jakarta pada Jumat (20/12/2019). ANTARA/Bayu Prasetyo/am.

Jakarta (ANTARA) - Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa memastikan pembangunan istana presiden di ibu kota baru sesuai master plan IKN (Ibu Kota Negara) akan mulai dibangun tahun ini dan selesai pada 2024.

“Kita optimistis mudah-mudahan pembangunan Istana Presiden bisa groundbreaking pada tahun ini. Tanggal 17 Agustus 2024 itu presiden bisa melaksanakan 17 Agustusan di ibu kota negara baru,” katanya di Jakarta, Kamis.

Suharso menyatakan estimasi pembangunan istana negara akan rampung pada 2024 telah melalui perhitungan dengan cermat tentang sasaran program vaksinasi dan tercapainya herd immunity.

Ia menjelaskan pihaknya dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menyelaraskan materi rencana induk ibu kota negara dan urban design ibu kota negara.

Deputi Bidang Pengembangan Regional Kementerian PPN/Bappenas Rudy Soeprihadi Prawiradinata menyatakan desain istana negara saat ini memasuki tahap gagasan awal sehingga prosesnya terus bergulir.

Ia menjelaskan desain istana negara yang dibangun di ibu kota negara baru tersebut memiliki desain berbentuk garuda yang dirancang oleh biro arsitek Nuart yang dimiliki Nyoman Nuarta.

“Desain itu merupakan gagasan awal yang dapat diperdalam dan didiskusikan bersama para ahli di bidang arsitektur dan perencana,” ujarnya.

Kementerian PPN/Bappenas menegaskan pembangunan ibu kota negara yang berlokasi di Kalimantan Timur ini akan menciptakan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru.

Tak hanya itu, pembangunan ibu kota baru juga mampu mempercepat pemerataan ekonomi di seluruh Indonesia hingga membuka jutaan lapangan kerja dengan tumbuhnya sektor-sektor ekonomi yang bernilai tambah tinggi.

Terlebih lagi, pembangunan ini turut memperkokoh struktur ekonomi Kalimantan Timur dan menyetarakannya dengan negara maju.

Kemudian pembangunan tersebut juga dinilai akan mempercepat peningkatan pendapatan per kapita masyarakat Indonesia agar setara dengan negara-negara berpendapatan tinggi.

Baca juga: Telkomsel pasang 7.200 BTS di Kaltim calon ibu kota negara
Baca juga: Bappenas: Pembangunan properti di IKN dongkrak pertumbuhan 0,2 persen
Baca juga: Bappenas: Pembangunan Ibu Kota Negara berpeluang dibiayai dari SWF

 

Pewarta : Astrid Faidlatul Habibah
Editor: Biqwanto Situmorang
COPYRIGHT © ANTARA 2021