Dinkes Sulsel: Vaksinasi gotong royong tetap gratis

Dinkes Sulsel: Vaksinasi gotong royong tetap gratis

Vaksinasi COVID-19 di Kantor PLN Sulselrabar di Makassar. ANTARA/Nur Suhra Wardyah

Makassar (ANTARA) - Dinas Kesehatan Sulawesi Selatan memastikan vaksinasi gotong royong atau mandiri akan tetap berlaku gratis bagi masyarakat yang pada pemberiannya akan ditanggung oleh pihak perusahaan.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Selatan dr Ichsan Mustari di Makassar, Senin, mengatakan skema pelaksanaannya berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 10 tahun 2031 bahwa pelaksanaan vaksinasi gotong royong dilakukan oleh pihak swasta.

"Vaksinasi gotong royong oleh pusat, nanti akan ditunjuk siapa yang akan jadi pelaksana dari pihak BUMN. Kita hanya fasilitas. Yang akan memberikan vaksin mandiri untuk melapor ke kami," kata Ichsan menjelaskan.

Terkait pelaksanaannya, Dinkes Sulsel belum mengantongi juknis (petunjuk teknis) dari Kementerian Kesehatan. "Vaksinasi gotong royong, sudah ada Permenkes. Cuman pelaksanaannya belum ada info bagaimana vaksinnya dan kapan diturunkan," ujar Kabid P2P Dinkes Sulsel dr Nurul.

Baca juga: Meninggal setelah sepekan divaksinasi, Dinkes Sulsel investigasi

Baca juga: Gubenur: Utamakan vaksinasi penceramah-imam masjid Ramadhan di Sulsel


Namun, dipastikan pemberian vaksin COVID-19 berlaku gratis bagi masyarakat, karena setiap perusahaan berkewajiban menanggung karyawan beserta keluarganya untuk memperoleh vaksin COVID-19.

"Pelaksanaannya sudah ada di Permenkes 2021. Sebenarnya gratis, tetapi dikelola oleh swasta. Jadi vaksinnya masing-masing perusahaan swasta yang menanggung bukan peserta," ujarnya.

Vaksinasi gotong royong akan difasilitasi oleh BUMN untuk perusahaan swasta. Jadi setiap perusahaan yang ingin mendaftarkan karyawannya harus menyertakan NIK untuk kemudian dikoordinasikan ke Kementerian BUMN.

Berdasarkan Permenkes, pelaksanaan vaksinasi gotong royong direncanakan akan berlangsung pada April ini, namun Pemprov Sulsel memilih fokus untuk merampungkan vaksinasi tahap kedua bagi petugas pelayanan publik.

Berdasarkan data Dinkes Sulsel pada 3 Maret 2021, vaksinasi tahap kedua untuk petugas publik baru mencapai 28,76 persen atau 199.759 orang yang telah divaksinasi dari total target sebanyak 694.447 orang. Sedangkan vaksinasi dosis kedua hanya 7,43 persen atau 51.631 orang.

Vaksinasi lansia yang juga terus digenjot pelaksanaannya baru berada di angka 1,90 persen dan sebanyak 537 orang telah menerima vaksinasi dosis kedua. Sementara total target vaksinasi lansia sebanyak 753.303 orang.*

Baca juga: Bio Farma: Kapasitas vaksinasi gotong royong capai 4 juta per bulan

Baca juga: Kadin sebut 17 ribu perusahaan ikut program vaksinasi gotong royong
Pewarta : Nur Suhra Wardyah
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021