Kolombia izinkan impor swasta vaksin COVID, tapi suntikan harus gratis

Kolombia izinkan impor swasta vaksin COVID, tapi suntikan harus gratis

Masyarakat berbaris di luar sebuah bank di tengah penyebaran penyakit virus corona (COVID-19) di Bogota, Kolombia, Rabu (1/7/2020). ANTARA FOTO/REUTERS/Luisa Gonzalez/nz/cfo.

Bogota (ANTARA) - Kolombia akan mengizinkan impor swasta vaksin COVID-19, kata kementerian kesehatan pada Senin (5/4), tapi suntikan harus gratis bagi mereka yang diinokulasi.

Negara Andes itu berencana untuk memvaksin sekitar 70 persen dari 35 juta penduduknya tahun ini di bawah program nasional gratis dan telah memberikan sekitar 2,4 juta dosis sejak Februari.

Mereka yang memberikan suntikan yang diperoleh secara pribadi harus mematuhi standar pemerintah dan tidak boleh menggunakan fasilitas yang dibutuhkan oleh program nasional, kata kementerian kesehatan dalam rancangan keputusan yang dibagikan kepada wartawan.

"Proses imunisasi yang dilakukan dengan vaksin yang diperoleh oleh orang-orang swasta harus dilakukan tanpa biaya bagi penerimanya," bunyi resolusi tersebut.

Negara-negara, termasuk Pakistan dan India, mengizinkan pembelian pribadi vaksinasi COVID-19.

Pemerintah telah mengeluarkan peringatan atas peningkatan jumlah kasus setelah liburan Paskah dan memberlakukan pembatasan berdasarkan tingkat hunian di ruang perawatan intensif. Sejauh ini, sudah lebih dari 64.000 orang Kolombia meninggal karena virus corona.

Sumber: Reuters

Baca juga: Kolombia beri izin penggunaan darurat vaksin COVID-19 J&J

Baca juga: Buktikan aman, Presiden Kolombia tawarkan diri divaksin AstraZeneca

Baca juga: Kolombia perpanjang status darurat kesehatan COVID hingga 31 Mei


 

Ini syarat pengusaha berikan vaksinasi mandiri gratis

Pewarta : Mulyo Sunyoto
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2021