Kapolda Kalsel cek kesiapan pengamanan PSU di Banjarmasin

Kapolda Kalsel cek kesiapan pengamanan PSU di Banjarmasin

Kapolda Kalimantan Selatan Irjen Pol Rikwanto mendengarkan paparan Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan terkait kesiapan pengamanan PSU. ANTARA/Firman.

Banjarmasin (ANTARA) - Kapolda Kalimantan Selatan (Kalsel) Irjen Pol Rikwanto mengecek kesiapan pengamanan pemungutan suara ulang (PSU) Pemilihan Gubernur Kalsel khususnya di wilayah Kota Banjarmasin yang akan berlangsung di Kecamatan Banjarmasin Selatan pada 9 Juni 2021.

"Saya mendengarkan secara langsung paparan dari Kapolresta Banjarmasin Kombes Pol Rachmat Hendrawan yang pada intinya telah siap mengamankan PSU di wilayahnya," kata Kapolda Kalsel, di Banjarmasin, Rabu.

Rikwanto pun mengingatkan jajarannya di Polresta Banjarmasin untuk selalu bersinergi dengan TNI dan unsur keamanan lainnya, sehingga semua dapat bahu-membahu mengawal PSU agar berlangsung aman dan lancar.

"Pasukan dari polda dan juga Korem 101/Antasari tentunya juga mengerahkan kekuatan penuh memback up pengamanan untuk PSU," katanya pula.

Kepada masyarakat, Rikwanto mengimbau untuk tetap menjaga situasi kondusif ini dan tidak mudah terpengaruh oleh isu-isu tak bertanggung jawab yang bisa memecah-belah persatuan.

"Saya minta tim siber melakukan patroli di dunia maya, jangan sampai kegaduhan di dunia maya oleh hoaks-hoaks dapat berdampak buruk pada perselisihan di dunia nyata," ujarnya lagi.

Ibu kota Kalimantan Selatan akan menggelar PSU untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalsel yang diperebutkan paslon nomor urut 1, Sahbirin Noor dan Muhidin, dengan paslon nomor urut 2, Denny Indrayana dan Difriadi Derajat.

Ada 301 tempat pemungutan suara (TPS) dan 107.782 daftar pemilih tetap (DPT) di Kecamatan Banjarmasin Selatan yang melaksanakan PSU.

Selain Pilgub Kalsel, Kota Banjarmasin juga menggelar PSU untuk Pemilihan Wali Kota Banjarmasin di tiga kelurahan di Kecamatan Banjarmasin Selatan, yakni Kelurahan Mantuil, Murung Raya, dan Basirih Selatan pada 28 April 2021.

Adapun suara sah pada tiga kelurahan tersebut hasil pemungutan suara 9 Desember 2020, yakni 15.003 suara.

Pasangan calon nomor urut 4, Hj Ananda dan H Mushaffa Zakir menggugat ke Mahkamah Konstitusi atas penetapan kemenangan suara pasangan calon nomor urut 2, H Ibnu Sina dan H Arifin Noor pada Pilkada Serentak 9 Desember 2020.
Baca juga: Jelang PSU Pilgub Kalsel 2020 tidak boleh ada kampanye
Baca juga: Sentra Gakkumdu diaktifkan jelang PSU Pilgub Kalsel
Pewarta : Firman
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021