Total 10.373.963 orang telah jalani vaksinasi COVID-19

Total 10.373.963 orang telah jalani vaksinasi COVID-19

Tenaga kesehatan dari Dinkes Kota Tangerang menyuntikan vaksin kepada warga saat mengikuti vaksinasi COVID-19, di Puspem Kota Tangerang, Tangerang, Banten, Selasa (13/4/2021). Majelis Ulama Indonesia lewat fatwanya membolehkan adanya pelaksanaan vaksinasi COVID-19 di bulan Ramadhan dan tidak membatalkan puasa, juga menganjurkan masyarakat untuk vaksinasi di pagi hari karena kondisi tubuh yang masih segar. ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal/hp/pri.

Jakarta (ANTARA) - Total 10.373.963 orang telah menjalani vaksinasi COVID-19 yang terdiri dari petugas kesehatan, petugas layanan publik serta para penduduk lanjut usia.

Berdasarkan data Satuan Tugas Penanganan COVID-19 yang diterima di Jakarta, Selasa, angka itu menunjukkan telah terjadi penambahan 112.172 orang yang mendapatkan dosis pertama vaksin COVID-19 dibandingkan Senin (12/4) kemarin.

Sementara itu tercatat sebanyak 5.431.997 orang di antaranya telah menjalani vaksinasi kedua atau bertambah 121.258 orang.

Dengan penambahan tersebut maka 25,71 persen dari total 40.349.051 orang target sasaran vaksinasi tahap I dan tahap II telah mendapatkan dosis pertama COVID-19. Sementara baru 13,46 persen yang tercapai untuk vaksinasi dosis kedua.

Baca juga: Puasa momentum kokohkan ikhtiar putus mata rantai COVID-19, kata MUI

Baca juga: BPOM tidak pilih kasih terkait uji klinis vaksin Nusantara

Secara terpisah, Juru Bicara Vaksinasi COVID-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes) Siti Nadia Tarmizi, Selasa, mengatakan program vaksinasi COVID-19 tetap akan dilakukan siang hari selama bulan Ramadhan dengan alternatif malam hanya akan dilakukan dalam kondisi tertentu.

"Pada pelaksanaannya vaksinasi akan tetap kita lakukan pada siang hari, tetapi sebagai alternatif karena di dalam fatwa MUI juga sudah menyebutkan bahwa kita harus memperhatikan kondisi kesehatan," kata Nadia dalam diskusi virtual tentang vaksin di bulan Ramadhan dipantau dari Jakarta.

Nadia mengatakan bahwa vaksinasi tidak memberikan dampak langsung terhadap seseorang yang berpuasa. Namun, yang harus menjadi perhatian adalah efek samping yang muncul pada sebagian orang.

Sebagai alternatif terkait hal itu maka dapat dilakukan pemberian vaksinasi COVID-19 pada malam hari yang pelaksanaannya harus dijadwalkan dengan melakukan koordinasi dengan pengurus masjid, RT/RW dan Puskesmas setempat. Alternatif itu merupakan salah satu langkah untuk mempercepat proses vaksinasi, terutama untuk orang lanjut usia.*

Baca juga: Unair optimistis vaksin Merah Putih dapat diproduksi akhir 2021

Baca juga: Jubir: Vaksinasi COVID-19 tetap dilakukan siang selama Ramadhan

Pewarta : Zubi Mahrofi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021