PLN: pemulihan gardu listrik di NTT bertambah capai 2.068 unit

PLN: pemulihan gardu listrik di NTT bertambah capai 2.068 unit

Petugas PLN bersama warga mendirikan tiang listrik dalam pekerjaan memulihkan kelistrikan yang rusak akibat badai siklon tropis Seroja di Pulau Adonara, Kabupaten Flores Timur, NTT. (ANTARA/HO-Humas PLN UIW NTT)

Kupang (ANTARA) - General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Timur Agustinus Jatmiko mengatakan pemulihan gardu listrik yang rusak akibat badai siklon tropis Seroja di NTT terus bertambah hingga mencapai 2.068 unit.

"Pemulihan gardu induk dari sebelumnya sekitar 1.500 unit yang berhasil menyala hingga Selasa kemarin bertambah mencapai 2.068 unit," katanya di Kupang, Rabu.

Ia mengatakan hal itu berkaitan dengan progres pemulihan kelistrikan yang rusak akibat bencana badai siklon tropis Seroja yang melanda wilayah NTT.

Baca juga: PLN : 96 persen pasokan listrik di Adonara pulih

Agustinus mengatakan dengan progres pemulihan kelistrikan ini maka sebanyak 342.694 pelanggan di NTT sudah dapat menikmati listrik kembali.

Ia mengatakan upaya pemulihan listrik di provinsi berbasiskan kepulauan ini terus berlangsung di lapangan dengan dukungan berbagai elemen.

Hingga Rabu (14/4), kata dia PLN juga telah menerjunkan lebih dari 1.000 personel gabungan mencakup dari provinsi di luar NTT untuk percepatan pemulihan listrik.

"Komitmen PLN untuk memulihkan kelistrikan terus dilanjutkan, memang banyak petugas yang menjalankan ibadah puasa juga dan tetap menyesuaikan dengan pekerjaan di lapangan," katanya.

Baca juga: PLN terus berusaha pulihkan listrik di daerah bencana NTT

Agustinus menambahkan upaya pemulihan kelistrikan sejauh ini bisa berjalan dengan cepat karena dukungan berbagai pihak dari pemerintah daerah, TNI-Polri serta berbagai elemen masyarakat.

"Berbagai elemen turun ke jalan untuk membersihkan pohon-pohon yang tumbang sehingga akses untuk mobilisasi material dan petugas bisa berjalan dengan baik," katanya.
Pewarta : Aloysius Lewokeda
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021