Rumah rusak akibat gempa di Kabupaten Malang terus bertambah

Rumah rusak akibat gempa di Kabupaten Malang terus bertambah

Personel TNI Polri tengah membersihkan puing-puing rumah yang hancur akibat gempa bumi di Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Ahad (11/4/2021). (ANTARA/Vicki Febrianto)

Malang, Jawa Timur (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang mencatat hingga 14 April 2021, rumah rusak akibat gempa bumi yang melanda wilayah Kabupaten Malang terus bertambah.

Pelaksana Tugas (Plt) Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono mengatakan hingga saat ini, tercatat sebanyak 5.010 rumah di wilayah Kabupaten Malang rusak.

"Total rumah rusak yang tercatat hingga 14 April 2021, sebanyak 5.010 unit," kata Sadono, di Kabupaten Malang, Jawa Timur, Rabu.

Dari total jumlah tersebut, sebanyak 2.330 unit rumah mengalami rusak ringan, 1.478 rumah masuk dalam kategori sedang, dan sebanyak 1.202 unit rumah mengalami rusak berat.

Baca juga: PMI Kabupaten Malang catat 17.565 warga terdampak gempa bumi

Baca juga: Pemkab Malang segera siapkan hunian sementara untuk korban gempa


Menurut Sadono, kerusakan rumah akibat gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,1 yang terjadi pada Sabtu (10/4) kurang lebih pukul 14.00 WIB tersebut, berada di 29 kecamatan, dari total 33 kecamatan yang ada di Kabupaten Malang.

Selain kerusakan pada ribuan rumah tersebut, gempa bumi juga menyebabkan sebanyak 192 bangunan sekolah rusak, 95 unit rumah ibadah rusak, sebanyak 15 fasilitas kesehatan, dan 23 unit fasilitas umum lainnya mengalami hal serupa.

"Untuk kendala, salah satunya sumber daya personel yang masih terbatas, karena cakupan wilayah terdampak cukup luas," kata Sadono.

Saat ini ada beberapa titik pengungsian yang berada di tiga kecamatan. Di Desa Majang Tengah, dan Desa Pamotan di Kecamatan Dampit, ada sebanyak 132 orang pengungsi.

Kemudian, di Kecamatan Tirtoyudo, tepatnya di Desa Jogomulyan, Desa Sumbertangkil, dan Desa Kepatihan, ada sebanyak 750 orang warga terdampak yang mengungsi, dan 50 warga lainnya di Desa Wirotaman, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

"Titik dapur umum juga telah disiapkan di lokasi tersebut, kecuali untuk di Kecamatan Ampelgading, dapur umum dibuka di Desa Tamanasri," kata Sadono.

Sementara untuk korban jiwa akibat gempa bumi tersebut, hingga saat ini tercatat empat orang yang meninggal dunia.

Empat orang yang meninggal dunia tersebut adalah, Gimah di Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Munadi warga Dusun Sukodadi, Imam di Desa Sidorenggono, dan Misni di Dusun Krajan, Kecamatan Ampelgading.

Sementara untuk total korban yang mengalami luka-luka, hingga saat ini tercatat sebanyak 110 jiwa.*

Baca juga: BMKG: Struktur bangunan buruk penyebab rumah rusak saat gempa Malang

Baca juga: Kerugian dampak bencana gempa di Tulungagung capai Rp700 juta lebih

Pewarta : Vicki Febrianto
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021