Bupati Bangkalan takziah ke keluarga awak KRI Nanggala-402

Bupati Bangkalan takziah ke keluarga awak KRI Nanggala-402

Bupati Bangkalan Abdul Latif Amin Imron menyerahkan bantuan kepada keluarga Serda Kom Eko Prasetyo di Perum Halim II Burneh, Bangkalan, Madura, Jawa Timur, Senin (26/4/2021). (ANTARA/HO-Humas Pemkab Bangkalan)

Bangkalan (ANTARA) - Bupati Bangkalan, Jawa Timur Abdul Latif Amin Imron, Senin, takziah ke keluarga awak KRI Nanggala-402 yang gugur saat bertugas di perairan utara Pulau Bali di Perum Pondok Halim II, Kecamatan Burneh, Bangkalan.

Awak KRI Nanggala-402 asal Bangkalan yang gugur itu bernama Serda Kom Eko Prasetyo. Ia merupakan satu di antara 53 awak yang telah dinyatakan gugur oleh Panglima Tentara Nasional Indonesia (TNI) Marsekal Hadi Tjahjanto saat jumpa pers di Base Ops Lanud Ngurah Rai, Badung, Bali, Minggu (25/4).

"Saya turut berbela sungkawa atas musibah ini, semoga keluarga yang ada disini tabah menghadapi musibah ini," ucap Bupati Abdul Latif.

Serda Kom Eko Prasetyo meninggalkan seorang istri bernama Dewi Nurista Priswantini (32) dan dua orang anak, masing-masing bernama Lanisa Nurul Rizkita (3) dan Rakanfi Latif Wiratama (6).

Bupati Abdul Latif juga menyerahkan bantuan berupa sejumlah uang kepada kedua anak dan istri Serda Eko Prasetyo. Ia juga berjanji bahwa Pemkab Bangkalan akan memperhatikan keberlangsungan pendidikan kedua anak abdi negara yang gugur saat bertugas di kapal selam KRI Nanggala-402 itu.

Baca juga: Gubernur Jawa Timur takziah keluarga anggota KRI Nanggala 402

Selain dalam bentuk uang, ia juga memberikan santunan berupa sembako dan sejumlah kebutuhan lainnya.

"Meskipun Panglima TNI telah mengumumkan yang bersangkutan gugur bersama 52 awak KRI Nanggala lainnya, tapi kami tetap berharap ada kabar baik nantinya," ujarnyai.

Kepada keluarga, terutama istri dan anak-anak Serda Eko Prasetyo, Bupati Bangkalan Abdul Latif juga berpesan kepada mereka agar tetap menjaga kesehatan.

"Tadi saya berpesan kepada istrinya untuk selalu menjaga kesehatan, sambil kita semuanya untuk berdoa mudah-mudahan ada keajaiban," katanya.

Kapal selam milik TNI Angkatan Laut (AL), KRI Nanggala-402, dinyatakan tenggelam di Selat Bali sejak Rabu (21/4) pagi, saat melakukan uji latihan di perairan Bali.

Dalam latihan tersebut, KRI Nanggala-402 membawa 53 awak, terdiri atas 49 anak buah kapal (ABK), satu komandan kapal, dan tiga orang arsenal.

Dari 53 awak tersebut, seorang di antaranya warga Kabupaten Bangkalan, Madura, yakni Serda Kom Eko Prasetyo.

Baca juga: Pemerintah akan biayai pendidikan anak prajurit kru KRI Nanggala-402
Baca juga: Dandim Magelang kunjungi keluarga korban KRI Nanggala-402
Baca juga: Keluarga salah satu kru KRI Nanggala-402 gelar upacara agama di Bali
Pewarta : Abd Aziz
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021