Padang terapkan strategi paguyuban dan bergerak dalam vaksinasi lansia

Padang terapkan strategi paguyuban dan bergerak dalam vaksinasi lansia

Seorang lansia dan warga lainnya menunggu selama 30 menit, usai divaksinasi COVID-19, di Puskesmas Rawang, Kota Padang, Sumatera Barat, Minggu (28/2/2021) (Antara/Iggoy El Fitra)

Padang (ANTARA) - Pemerintah Kota Padang menerapkan dua strategi yaitu paguyuban dan bergerak untuk mencapai target vaksinasi COVID-19 bagi lansia sehingga semua lansia dapat divaksinasi guna membentuk kekebalan kelompok.

"Ada 74 ribu lansia yang jadi target vaksinasi, yang baru tervaksin sekitar 5.500 artinya masih banyak yang belum divaksin kami menerapkan dua strategi," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Padang, Ferimulyani Hamid di Padang, Minggu.

Menurut dia, strategi atau pendekatan paguyuban yaitu semua lansia yang tergabung dalam paguyuban diundang untuk melakukan vaksin mulai dari majelis taklim, Himpunan Bersatu Teguh hingga Himpunan Tjinta Teman.

"Dengan demikian lansia akan dapat ditemukan," kata dia.

Baca juga: Dinkes Padang sarankan warga tes COVID-19 di fasilitas kesehatan resmi

Kedua melakukan vaksinasi mobile atau bergerak dengan mengumpulkan para pensiunan mulai dari Pemkot hingga instansi lainnya dengan syarat para pensiunan juga diundang.

Ia menyampaikan dari 324 warga Padang positif COVID yang meninggal dunia didominasi oleh lansia yang usianya di atas 60 tahun disertai dengan penyakit penyerta.

Feri menyebutkan saat ini total warga Padang yang sudah divaksinasi mencapai sekitar 90 ribu orang dan angka ini jauh lebih tinggi dibandingkan daerah lain di Sumbar.

Ia mengimbau warga Padang untuk terus mematuhi protokol kesehatan dan saat ini Pemkot Padang bersama Kepolisian rutin melaksanakan razia protokol kesehatan.

Baca juga: Seorang warga terjaring operasi yustisi di Padang reaktif COVID-19

"Apalagi menjelang Lebaran banyak yang mudik namun ingat sayangilah orang tua kita karena saat mereka terpapar kondisinya akan lebih berat," kata dia berpesan.

Sebelumnya Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bekerja sama dengan Indonesia Marketing Association (IMA) Chapter Padang menggelar vaksinasi gratis bagi masyarakat lanjut usia (lansia) untuk mengantisipasi lonjakan penyebaran kasus positif di daerah itu.

"Sebelumnya dilakukan di Masjid Raya Sumbar. Sekarang kita gelar di Kampus Stikes Mercu Baktijaya Siteba, Kota Padang. Targetnya tetap lansia," kata Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy.

Baca juga: 300 pelanggar prokes terjaring operasi yustisi di Padang

Menurutnya, dalam dua kali kegiatan vaksinasi gratis yang dilakukan, antusiasme warga lansia cukup tinggi karena itu kegiatan serupa akan semakin sering digelar di Sumbar.

Ia meyakini semakin sering aksi konkret seperti itu digelar akan semakin banyak warga yang memahami pentingnya vaksin untuk pengendalian COVID-19.

"Saya sempat berbincang dengan beberapa lansia tadi. Rata-rata mereka paham bahwa vaksin adalah salah satu ikhtiar untuk pencegahan agar tidak terpapar COVID-19. Dukungan masyarakat ini yang dibutuhkan pemerintah," katanya.

Ke depan, katanya, Pemprov Sumbar akan mengupayakan kegiatan vaksinasi COVID-19 usai shalat Jumat di Masjid Raya Sumbar. Saat itu jumlah warga lansia yang beribadah sangat banyak. Diharapkan makin banyak pula yang suka rela disuntik vaksin.

Baca juga: Operasi yustisi jaring 400 pelanggar protokol kesehatan di Padang

 
Pewarta : Ikhwan Wahyudi
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021