Dua anak tenggelam di Sungai Kampar dievakuasi Tim SAR Riau

Dua anak tenggelam di Sungai Kampar dievakuasi Tim SAR Riau

Tim SAR mengevakuasi kakak beradik yang terseret arus Sungai Kampar di Tempat Wisata Pulau Cinta Teluk Jering Kecamatan Tambang, Kampar. ANTARA/HO-Humas Pemrov Riau.

Pekanbaru (ANTARA) - Dua bocah malang yakni Gebi (8) dan Devin (7) yang terbawa arus dan tenggelam saat mandi di Sungai Kampar di Kabupaten Kampar, dievakuasi tim SAR Gabungan, Selasa dini hari, setelah ditemukan dalam keadaan meninggal.

Ishak Kepala Kantor SAR Pekanbaru, kepada wartawan menjelaskan kedua kakak adik itu ditemukan pada waktu dan lokasi yang berbeda. Gebi (8) ditemukan pada pukul 00.43 WIB dengan jarak 36 meter dari tempat kejadian. Sementara Defin (7) ditemukan pada pukul 02.13 WIB dengan jarak 5,2 km dari tempat kejadian.

"Keduanya meninggal dunia dan korban dibawa ke rumah sakit Bhayangkara Polda Riau," katanya.

Dia mengatakan, kedua bocah kakak beradik tersebut dinyatakan tenggelam terbawa arus pada Minggu (2/5) saat itu keduanya tengah mandi di Tempat Wisata Pulau Cinta Teluk Jering Kecamatan Tambang, Kampar.

Baca juga: Badan SAR Nasional Banten temukan jasad bocah tenggelam Sungai Ciujung
Baca juga: Polisi evakuasi mayat mengapung dan anak tenggelam di Banda Aceh


Ia menyebutkan, kedua korban diinformasikan hilang dan tenggelam serta terbawa arus sekitar pukul 13.00 WIB pada Minggu itu, dan keduanya terseret arus dan disaksikan langsung oleh keluarga korban.

"Setelah kejadian itu, keluarga korban bersama masyarakat sempat mencari keberadaan kedua korban. Namun tidak ditemukan, hingga akhirnya sekitar pukul 16.00 WIB Babinkamtibmas Pulau Tambang melaporkan peristiwa itu ke Basarnas Pekanbaru," katanya.

Setelah mendapat laporan tersebut, katanya, pihaknya langsung menurunkan satu Tim SAR Pekanbaru beranggotakan enam petugas itu.

Tiba di lokasi, pencarian langsung dilakukan, namun korban belum juga ditemukan sehingga pencarian dilanjutkan keesokan harinya.

"Pencarian menyisir ke arah hilir sejauh lebih dari dua kilometer. Dengan ditemukannya kedua korban, maka operasi pencarian korban pencarian dinyatakan selesai dan ditutup," katanya.

Baca juga: Dua bocah di Riau meninggal akibat tenggelam di lubang galian C
Baca juga: Seorang anak di Palangka Raya ditemukan tewas tenggelam di kolam ikan
Pewarta : Frislidia
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021