Kemarin, varian B1617 di Kalteng sampai 8,6 juta orang terima vaksin

Kemarin, varian B1617 di Kalteng sampai 8,6 juta orang terima vaksin

Ilustrasi - Seorang perempuan menangis saat proses kremasi suaminya, yang meninggal dunia akibat penyakit virus korona (COVID-19), di sebuah krematorium di New Delhi, India, Rabu (5/5/2021). REUTERS/Adnan Abidi/hp/cfo

Jakarta (ANTARA) - Terdapat beberapa berita humaniora yang menarik perhatian pembaca pada Minggu (9/5) kemarin seperti tentang ditemukannya varian COVID-19 B1617 di Kalimantam Tengah.

Selain itu berita terkait COVID-19 lain yang banyak dibaca seperti pakar dari Universitas Sriwijaya yang optimis kasus COVID-19 di Indonesia tidak akan menjadi seperti India dan berita soal kemajuan program vaksinasi di tanah air.

Terdapat pula pemberitaan soal kecaman Aqsa Working Group (AWG) akan kejadian di kompleks Masjid Al Aqsa.

Varian B1617 virus corona ditemukan di Kalteng

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah meminta masyarakat tidak panik dengan pasien yang terpapar varian B1617 dari COVID-19 yang ditemukan di Palangkaraya.

Pakar optimis kasus COVID-19 Indonesia tidak sampai seperti India

Pakar biologi molekuler Universitas Sriwijaya Prof. Yuwono optimistis Indonesia memiliki beberapa faktor yang akan menghindari kenaikan signifikan kasus COVID-19 seperti di India.

AWG kecam kekerasan di Kompleks Masjid Al Aqsa

Wadah perjuangan Palestina AWG mengecam tindakan kekerasan terhadap warga Muslim Palestina di Kompleks Masjid Al Aqsa yang terjadi saat Ramadhan 1442 Hijriah.

8.634.546 warga Indonesia telah mendapatkan vaksin dosis lengkap

Data dari Satuan Tugas Penanganan COVID-19 memperlihatkan sebanyak 8.634.546 warga Indonesia telah menerima dosis lengkap dari vaksin COVID-19 setelah terjadi penambahan 50.692 orang.
Pewarta : Prisca Triferna Violleta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021