Ketua DPD RI resmikan Warung Koperasi Digital Indonesia Nusantara

Ketua DPD RI resmikan Warung Koperasi Digital Indonesia Nusantara

Ketua DPD RI, AA LaNyalla saat meresmikan Warung KDI Nusantara, Senin (10/5), di Jakarta. (ANTARA/ DPD RI)

Jakarta (ANTARA) -
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti meresmikan beroperasinya Warung Koperasi Digital Indonesia (KDI) Nusantara sebagai upaya membantu menggerakkan perekonomian, khususnya usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) serta industri kecil menengah (IKM).

"Pandemi COVID-19 telah menghantam hampir semua lapisan sektor ekonomi. Tak terkecuali UMKM. Ini sangat berbeda dengan krisis 1998. Saat itu, UMKM terbukti mampu bertahan, karena yang terjadi hanya satu krisis, moneter," kata LaNyalla lewat keterangan resmi di Jakarta, Senin.

Peresmian Warung KDI Nusantara  dihadiri Ketua Benteng Indonesia Jak TW Tumewan, Ketua Umum KDI Dowira Inkiriwang Maramis, Sekretaris Umum KDI Steven Sahelangi, dan lainnya.

Baca juga: Peneliti ingin kerja sama digital perhatikan UMKM di daerah

LaNyalla mengatakan menggerakkan kembali perekonomian sektor UMKM sangat penting. Senator asal Jawa Timur itu mengatakan salah satu jalan keluar yang bisa ditempuh dalam kondisi sekarang adalah memanfaatkan digitalisasi atau teknologi informasi.

"Dunia saat ini sedang mengalami era disrupsi. Semua negara dipaksa melakukan percepatan penggunaan teknologi. Dan dipaksa untuk melakukan perubahan cara hidup, sekaligus cara berinteraksi, termasuk cara bertransaksi dalam dunia bisnis. Oleh sebab itu, saya sangat bangga dengan apa yang dicita-citakan dan dirintis oleh Koperasi Digital Indonesia," katanya.

LaNyalla menilai Warung Koperasi Digital Indonesia sudah sepantasnya didukung oleh Pemerintah melalui Kementerian atau Lembaga terkait.

"Selain murni digagas oleh anak negeri, juga berorientasi menggerakkan perekonomian di sektor UMKM dan IKM. Pergerakan ekonomi sendiri turut ditandai dengan belanja masyarakat yang akan berdampak kepada berjalannya sektor produksi. Apalagi jika Warung KDI fokus kepada bahan kebutuhan pokok. Maka sektor pertanian juga akan bergerak," katanya.

Baca juga: Kemenperin sebut 4,4 juta IKM potensial jadi pasar startup

Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu menjelaskan ketika sektor produksi bergerak maka Pendapatan Domestik Regional Bruto akan tumbuh.

"Ini identik dengan pertumbuhan ekonomi, dan ekuivalen dengan pendapatan pemerintah, baik daerah maupun pusat, yang ujungnya adalah peningkatan fiskal daerah," katanya.

Dengan alasan tersebut, LaNyalla memberi apresiasi kepada KDI Nusantara yang telah memiliki ratusan kepengurusan yang tersebar di beberapa provinsi di Indonesia, dengan puluhan ribu anggota koperasi.

Pewarta : Sella Panduarsa Gareta
Editor: Nusarina Yuliastuti
COPYRIGHT © ANTARA 2021