Anggota DPR pulangkan TKI asal Aceh karena sakit di Malaysia

Anggota DPR pulangkan TKI asal Aceh karena sakit di Malaysia

TKI asal Aceh Selatan Rafsan saat menjalani perawatan di salah satu RS di Malaysia, Senin (17/5/2021) (ANTARA/HO/Dok.pribadi)

Banda Aceh (ANTARA) - Anggota DPR RI Teuku Riefky Harsya memulangkan salah seorang tenaga kerja Indonesia (TKI) asal Aceh Selatan di Malaysia, Rafsan (31), karena mengalami sakit keras, termasuk menyediakan biaya pengobatannya.

“TKI itu sakit keras di Malaysia, pemulangannya terbentur biaya, karena itu Pak Riefky Harsya membantu memulangkannya, termasuk menanggung biaya pengobatan," kata Tenaga Ahli T Riefky Harsya, Aidil Mashendra, di Banda Aceh, Rabu.

Aidil mengatakan, Rafsan merupakan TKI asal Gampong (Desa) Padang Peulumat, Kecamatan Labuhanhaji Timur, Aceh Selatan selama menjalani perawatan di Malaysia, ia mendapatkan bantuan dari Persatuan Masyarakat Peulumat dan Persatuan Masyarakat Aceh Selatan.

“Namun, bantuan yang diberikan masih kurang, atas dasar itu kemudian Pak Riefky terpanggil untuk membantu TKI asal Aceh Selatan tersebut,” ujarnya.

Aidil menjelaskan, Sekjen DPP Partai Demokrat itu akan membantu kekurangan biaya perawatan Rafsan selama di Hospital Lam Weh E dan Hospital Pulau Pinang, Malaysia serta membayar biaya keterlambatan tinggal akibat paspornya yang sudah mati.

“Insya Allah, biaya kepulangan Rafsan dari Malaysia-Medan hingga Medan ke Aceh Selatan, juga akan ditanggung oleh pak Riefky,” kata Aidil.

Menurut Aidil, rencananya Rafsan bakal diberangkatkan pada Senin, 24 Mei 2021 melalui Bandara Penang Malaysia menuju Bandara Kualanamu Medan, Sumatera Utara.

“Alhamdulillah, tiketnya juga sudah kami pesan, saat ini sedang mempersiapkan seluruh administrasi kepulangannya. Tentu kita berharap Rafsan bisa sembuh dan kembali beraktivitas seperti biasa," demikian Aidil.
Baca juga: KJRI berhasil pulangkan dua PMI dari Hong Kong, Makau
Baca juga: Repatriasi di tengah pandemi, dari balita telantar hingga TKI lumpuh
Pewarta : Rahmat Fajri
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021