Jakarta sepekan, ada artefak di MRT hingga nilai E pengendalian COVID

Jakarta sepekan, ada artefak di MRT hingga nilai E pengendalian COVID

Ragam artefak atau benda bersejarah yang disimpan di ruang visitor center MRT Jakarta, di Kawasan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (27/5/2021). ANTARA/Mentari Dwi Gayati/aa.

Jakarta (ANTARA) - Sejumlah informasi penting dan menarik mewarnai pemberitaan di Jakarta selama sepekan (22-29 Mei 2021) di antaranya temuan artefak pada penggalian konstruksi MRT Fase 2A.

Selain itu, pengendalian pandemi COVID-19 di Jakarta mendapat nilai E dari Kementerian Kesehatan.

Berikut rangkuman berita Jakarta sepekan selengkapnya yang masih menarik untuk diulas kembali.

1. Banjir di Kampung Melayu

Banjir kembali merendam permukiman warga di RT 013 Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Selasa pagi.

Banjir kali ini terjadi akibat hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di wilayah Jakarta Timur pada Senin (24/5) malam hingga membuat Kali Ciliwung yang berada dekat permukiman warga meluap.

Berita selengkapnya klik di sini

2. Sebanyak 834 warga balik Jakarta terindikasi positif COVID-19 setelah dites antigen

Polda Metro Jaya hingga saat ini telah menemukan 834 pemudik yang kembali ke Jakarta terindikasi COVID-19 berdasarkan tes usap antigen di pos penyekatan arus balik dan sejumlah kepolisian sektor (polsek)

Berita selengkapnya klik di sini

3. Temuan artefak saat penggalian konstruksi MRT Fase 2A

Beragam artefak atau benda bersejarah yang ditemukan saat penggalian konstruksi MRT Fase 2A akan dipamerkan kepada masyarakat di gedung pusat informasi bagi pengunjung (visitor center).

Berita selengkapnya klik di sini

4. Pengamatan gerhana bulan di Ancol

Pengamatan gerhana bulan total dilakukan oleh Tim Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika di Dermaga Hati, Taman Impian Jaya Ancol, Jakarta Utara pada Rabu, pukul 17.40 WIB.

Berita selengkapnya klik di sini

5. Kemenkes beri nilai E soal kualitas pengendalian pandemi di Jakarta

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberi nilai E atau yang terburuk kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terkait kualitas pengendalian pandemi COVID-19 selama pekan epidemiologi ke-20 (16-22 Mei 2021).

Berita selengkapnya klik di sini
Pewarta : Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021