Polda Jambi turunkan personil padamkan api di Parit Pudin Tanjab Barat

Polda Jambi turunkan personil padamkan api di Parit Pudin Tanjab Barat

Lahan di Parit Pudin,Tanjab Barat yang terbakar sejak Kamis lalu (3/6) sampai saat ini masih belum bisa dipadamkan. ANTARA/HO.

Jambi (ANTARA) - Polda Jambi menurunkan 50 personilnya untuk melakukan pemadaman melalui jalur darat terhadap sejumlah titik api yang terpantau berada di Desa Parit Pudin, Pengabuan, Kabupaten Tanjungjabung (Tanjab) Barat agar tidak meluas. 

Sejumlah titik kebakaran hutan dan lahan di Parit Pudin, Kecamatan Pengabuan, Kabupaten Tanjab Barat tersebut sejak kemarin sudah dilakukan pemadaman melalui helikopter dengan waterbombing sebanyak 30 kali namun belum berhasil dipadamkan, kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono, saat dihubungi, Sabtu.

"Hari ini sebanyak 50 personil Kepolisian diturunkan ke lokasi untuk melakukan pemadaman melalui jalur darat agar api karhutla tidak meluas ke lahan lainnya," katanya.

Baca juga: Tiga kabupaten di Sumsel terpantau mulai alami karhutla
Baca juga: Wamen LHK: Mayoritas kebakaran hutan disebabkan oleh manusia
Baca juga: Kemarau tak sebasah tahun lalu, siap siaga karhutla perlu ditingkatkan


Satgas Karhutla Jambi masih mencari tahu dan menyelidiki apa penyebab terjadinya kebakaran hutan dan lahan di Desa Parit Pudin, Pengabuan, Kabupaten Tanjab Barat.

Sementara itu berdasarkan hasil pantauan satelit LAPAN yang diambil pada Kamis 3 Juni 2021 sekitar pukul 14.50 WIB, terpantau titik api dengan titik koordinat 136 -0° 55'42, 684"S 103°15'50, 064"E 287°W di daerah Parit Pudin, Pengabuan, Kabupaten Tanjung Jabung Barat.  Informasi hingga hari ini Jumat 4 Juni 2021 sekitar pukul 14.45 WIB asap masih mengepul di lokasi.

Berdasarkan video yang berdurasi sekitar 0,56 detik yang di ambil dari udara dengan ketinggian tertentu tampak jelas sejumlah titik api yang mengeluarkan asap putih tebal dan video itu diketahui diambil pada Kamis (3/6).

Berdasarkan informasi di lapangan, lahan yang terbakar itu diduga milik kelompok tani Pak Janggut (64) yang yang ada di Parit Pudin, Pengabuan. Pada 13 Maret 2021 lalu, Pak Janggut dan kelompoknya didatangi oleh personil dan Kapolres Tanjab Barat AKBP Guntur Saputro karena membuka lahan dengan cara membakar lahan.

Saat itu dihadapan Kapolres, Pak Janggut pun berjanji tidak akan membakar lagi dan mengikuti anjuran Kapolres.
Pewarta : Nanang Mairiadi
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021