Kodam Jaya kawal kiriman 313.200 dosis vaksin AstraZeneca ke Bandung

Kodam Jaya kawal kiriman 313.200 dosis vaksin AstraZeneca ke Bandung

Kendaraan kawal jenis barakuda mengawal pengiriman vaksin Astra Zeneca dari Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta Barat menuju gudang penyimpanan Bio Farma di Bandung, Jawa Barat, Sabtu (5/6/2021). (ANTARA/ HO-Dinas Penerangan Kodam Jaya)

Jakarta (ANTARA) - Komando Daerah Militer (Kodam) Jayakarta melalui Polisi Militer Kodam Jaya mengawal pengiriman 313.200 dosis vaksin AstraZeneca yang tiba di Terminal Kargo Bandara Soekarno-Hatta (Soetta), Cengkareng, Jakarta Barat ke Bandung, Jawa Barat.

Kepala Penerangan Kodam Jaya Kolonel Arh Herwin BS, dalam keterangannya yang diterima di Jakarta, Minggu, mengatakan Kodam Jaya beserta unsur terkait lainnya mengawal vaksin AstraZeneca dari Inggris tersebut hingga tiba ke Gudang Bio Farma, kawasan Pasteur, Bandung, Jawa Barat pada Sabtu.

Baca juga: Indonesia dapat tambahan 313.100 dosis vaksin AstraZeneca

"Sebagaimana telah dilaksanakan sebelumnya, kali ini Kodam Jaya kembali terlibat langsung dalam proses pengamanan dan pengawalan vaksin tersebut, mulai dari kedatangan di Bandara Soetta sampai dengan tujuan ke Gudang Bio Farma, Bandung, Jawa Barat," ujar Herwin.

Ia menjelaskan vaksin AstraZeneca dari Inggris sebanyak 313.200 dosis itu dikemas menggunakan 3.131 karton dalam empat palet/ kotak dan dimasukkan dalam dua mobil boks berpendingin udara sebelum dikirim ke Bandung.

Baca juga: AstraZeneca: Indonesia tidak main-main beri izin edar vaksin

Pengaturan pengamanan menggunakan mekanisme "tactical floor game" (TFG) dengan pembagian sembilan personel pengawalan, dua personel pengamanan truk vaksin di bawah pimpinan Kepala Seksi Pengawalan Polisi Militer Kodam Jaya Mayor Cpm Anjan Pama S, serta 80 personel dan unsur pengamanan lainnya melekat pada truk vaksin menggunakan tiga unit kendaraan kawal.

Adapun tiga unit kendaraan kawal terdiri dari dua unit kendaraan kawal utama di depan dan belakang truk vaksin, serta satu unit kendaraan kawal cadangan.

Kapendam Jaya mengatakan personel maupun teknis pengamanan secara ketat diatur oleh Asisten Operasi Kepala Staf Kodam Jaya Kolonel Infanteri Doddy TW.

Baca juga: BPOM resmi terbitkan izin penggunaan darurat Vaksin AstraZeneca

Selain itu, setiap petugas juga dilengkapi dengan senjata sehingga perjalanan menuju Bio Farma Bandung dapat dilaksanakan dengan pengamanan dan pengawalan secara ketat.

"Alhamdulillah, sampai berita ini diterbitkan, proses pengamanan dan pengawalan Vaksin COVID-19 AstraZeneca sejak tiba kedatangan di Bandara Soetta sampai di Bio Farma Bandung dalam keadaan aman dan terkendali," demikian Herwin.

Sebagai upaya mengentaskan masa pandemi COVID-19, pemerintah kembali mendatangkan vaksin AstraZeneca dari Inggris dengan Pesawat Angkut KLM Royal Dutch KL-837 menuju Terminal Kargo Bandara Soekarno Hatta.

Setibanya di Bandara Soetta, vaksin melalui proses cek fisik serta kelengkapan administrasi oleh Bea dan Cukai Bandara Soekarno Hatta.

Turut hadir di Bandara Soetta saat proses kedatangan sampai dengan proses pemberangkatan vaksin menuju Bandung di antaranya, Komandan Komando Resimen Militer 052/ Wijayakrama Brigjen TNI Purwito Hadi, Komandan Komando Distrik Militer (Kodim) 0506/Tangerang Kolonel Infanteri Bambang Hery Tugiono, dan Kepala Seksi Operasional Korem 052/ Wijayakrama Kolonel Infanteri Niko.

Selain itu, sejumlah pejabat lain yang menghadiri kegiatan adalah Kapolresta Bandara Soekarno Hatta Komisaris Besar Polisi Adi Ferdian Saputra, Kepala Detasemen Kimia, Biologi, dan Radioaktif Gegana Polri Kompol Octorolas Simbolon, serta Perwakilan dari Angkasa Pura dan perwakilan dari Bio Farma.
Pewarta : Abdu Faisal
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2021