Warga Buntok Kalteng menemukan bayi laki-laki di semak-semak

Warga Buntok Kalteng menemukan bayi laki-laki di semak-semak

Bayi laki-laki yang ditemukan di semak belukar Jalan Barito Raya Buntok, Minggu (13/6/2021) sekitar pukul 07.30 WIB, kini dirawat di salah satu ruang di RSUD Jaraga Sasameh Buntok. ANTARA/Bayu Ilmiawan.

Buntok (ANTARA) - Seorang gadis bernama Krisdayanti (15) dan ibunya Desi Gantiani (37), warga Buntok, Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah menemukan bayi laki-laki yang tergeletak di semak-semak, saat mereka berangkat menuju gereja.

"Saya bersama ibu tadi berjalan kaki dari rumah menuju ke Gereja Maranatha. Saat itulah kami mendengar suara, ternyata ada bayi di semak-semak," kata Krisdayanti, di Buntok, Minggu.

Krisdayanti menjelaskan, sekitar pukul 07.30 WIB, dirinya bersama ibunya berangkat menuju gereja. Mereka melintasi Jalan Barito Raya dengan berjalan kaki, karena jarak menuju gereja tidak terlalu jauh.

Saat hendak melintas di dekat Jembatan Sungai Raut, ibunya tiba-tiba mendengar ada suara di semak-semak sekitar jembatan. Namun yang terdengar saat itu seperti suara burung.

Penasaran, mereka berdua memutuskan singgah dan menuju ke arah asal suara itu. Setelah sampai di lokasi itu, mereka kaget karena ternyata ada sesosok bayi.

Mereka kemudian menginformasikan temuan itu kepada warga lainnya yang kebetulan lewat. Selanjutnya warga melaporkan temuan sesosok bayi di semak belukar tersebut kepada pihak kepolisian.

Kapolres Barito Selatan AKBP Agung Tri Widiantoro diwakili Kapolsek Dusun Selatan Iptu Suranto membenarkan kejadian penemuan sesosok bayi tersebut.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait hal penemuan bayi di semak belukar di Jalan Barito Raya Buntok tersebut, dan bayi yang ditemukan itu sudah dibawa ke RSUD Jaraga Sasameh Buntok untuk dilakukan perawatan," kata Suranto.

Bagian Humas RSUD Jaraga Sasameh Buntok Noorhalidah ketika dikonfirmasi mengatakan, bayi yang ditemukan warga di semak belukar itu berjenis kelamin laki-laki dengan berat badan 3,355 kg dan panjang bayi 51 cm.

"Kondisi bayi berjenis kelamin laki-laki ini sehat, dan stabil, sedangkan umur bayi diperkirakan di bawah satu hari dengan keadaan plasenta masih utuh dan segar," ujar Noorhalidah.
Baca juga: Polisi buru pembuang bayi laki-laki di Kali Jelawe Jakarta Selatan
Baca juga: Polisi telusuri kasus penemuan mayat bayi dalam kardus di Mataram
Pewarta : Kasriadi/Bayu Ilmiawan
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2021