Jumlah positif COVID-19 di Magetan lewati 4.000 kasus

Jumlah positif COVID-19 di Magetan lewati 4.000 kasus

Sebaran kasus COVID-19 di Kabupaten Magetan, Jawa Timur per Selasa (15/6/2021). ANTARA/HO-Diskominfo Magetan

Magetan (ANTARA) - Pemerintah Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mencatat jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di daerah setempat sudah melewati angka 4.000, yakni 4.025 pasien, setelah adanya tambahan 36 pasien baru pada Selasa.

"Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Magetan, kasus konfirmasi hari Selasa ini mencapai sebanyak 36 orang, naik 10 kasus dibandingkan kemarin," ujar Kepala Diskominfo Kabupaten Magetan Cahaya Wijaya dalam keterangannya di Magetan, Selasa malam.

Sesuai rilis Diskominfo Magetan, kasus konfirmasi baru pada 15 Juni mencapai 36 orang, sembuh 15 orang, dan meninggal dunia dua orang.

Sebanyak 36 kasus konfirmasi tersebut terinci warga Kecamatan Barat 12 orang, Maospati enam orang, Ngariboyo lima orang, Bendo tiga orang, kemudian Parang dan Sidorejo masing-masing dua orang, selanjutnya Lembeyan, Kawedanan, Kartoharjo, Magetan, Panekan dan Sukomoro masing-masing satu orang.

Baca juga: Dari Brunai, satu pekerja migran asal Magetan terpapar COVID-19
Baca juga: Pemkab Magetan minta pengelola wisata perketat protokol kesehatan


Sementara 15 pasien sembuh berasal dari Kecamatan Barat dan Maospati masing-masing empat orang, Barat dua orang, kemudian Karas, Parang, Sukomoro, Lembeyan dan Magetan masing-masing satu orang. Sedangkan dua pasien meninggal dunia berasal dari Kecamatan Maospati dan Magetan.

Hingga Selasa (15/6) terdapat 4.025 warga Magetan terkonfirmasi COVID-19. Dari jumlah tersebut, 3.567 orang sembuh, 313 orang meninggal, dan 145 orang lainnya dalam pemantauan.

Wijaya terus mengingatkan masyarakat Magetan untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan dengan 5M, yakni tetap disiplin menggunakan masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas.

Baca juga: Di Kota Mojokerto-Jatim, satu lingkungan di "lockdown" akibat COVID-19
Baca juga: 89 warga Kabupaten Madiun klaster hajatan dievakuasi ke RSUD Dolopo
Pewarta : Louis Rika Stevani
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021