Kabupaten OKI Sumsel masuk zona kuning COVID-19

Kabupaten OKI Sumsel masuk zona kuning COVID-19

Sidak protokol kesehatan COVID-19 di pasar tradisional di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumsel. (ANTARA/HO-Pemkab OKI/21)

Kayuagung (ANTARA) - Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan, masuk zona kuning penyebaran COVID-19 setelah selama beberapa pekan sebelumnya berstatus zona oranye.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Iwan Setiawan di Kayuagung, Sabtu, mengatakan pemkab tetap meminta masyarakat waspada terhadap penyebaran COVID-19, meski sudah masuk dalam zona tingkat penularan rendah.

“Zona terkendali, namun tetap waspada karena penambahan kasus di daerah lain terus bertambah,” kata dia.

Baca juga: Ribuan warga Kabupaten OKI Sumsel ikuti vaksinasi COVID-19 massal

Iwan melanjutkan tingkat keterisian ruang isolasi rumah sakit di OKI saat ini masih aman, yakni berada pada angka 24 persen.

Namun demikian, Dinkes tetap mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin dan ketat.

Pemkab OKI pun tetap memantau penerapan protokol kesehatan di tempat keramaian, salah satunya di pasar tradisional.

Baca juga: PT Bumi Andalas Permai bentuk Masyarakat Peduli Api di OKI

Kabupaten Ogan Komering Ilir bersama Satuan Polisi Pamong Praja dan Damkar OKI mendisiplinkan para pedagang dan pengunjung Pasar Kayuagung, Jumat (25/6).

Kepala Dinas Perdagangan Alamsyah mengatakan kegiatan sidak protokol kesehatan bertujuan untuk terus mengingatkan masyarakat, terutama di tempat umum agar patuh.

Baca juga: Pemkab OKI gandeng asosiasi wujudkan program internet desa mandiri

Kegiatan ini untuk mengingatkan agar terus mematuhi protokol kesehatan di tempat-tempat umum seperti di Pasar Kayuagung, kata dia.

Petugas gabungan itu juga membagikan masker kepada setiap pengunjung yang datang. “Agar kita bersama-sama tetap menerapkan disiplin protokol kesehatan guna menghentikan penularan COVID-19,” kata dia.

Baca juga: Pemkab OKI siapkan fasilitas kesehatan untuk vaksinasi COVID-19
 
Pewarta : Dolly Rosana
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021