136 Siswa SMA di Ghana positif COVID varian Delta

136 Siswa SMA di Ghana positif COVID varian Delta

Indonesia bersama Ghana, Liechtenstein, Norwegia, Singapura dan Swiss telah meloloskan resolusi Majelis Umum PBB berjudul "Global Solidarity to Fight COVID-19" (Solidaritas Global Atasi COVID-19) yang diputuskan secara aklamasi pada 2 April 2020 di Markas Besar PBB di New York. ANTARA/Dokumentasi Kemlu RI/aa.

Accra (ANTARA) - Sedikitnya 136 siswa SMA terinfeksi varian COVID-19 Delta, seperti yang dikonfirmasi oleh Layanan Kesehatan Ghana (GHS) pada Minggu (4/7).

Menurut informasi COVID-19 terbaru, sebanyak 136 dari 550 sampel yang diambil dari kalangan pelajar di Sekolah Achimota dinyatakan positif, kata dirjen GHS Patrick Kuma-Aboagye.

Aboagye mengatakan tiga siswa dari sekolah tersebut bulan lalu dibawa ke rumah sakit dengan gejala influenza, akan tetapi berujung dengan hasil positif COVID-19.

"Kemudian, kontak dan siswa bergejala lainnya telah teridentifikasi, terdaftar dan juga dites COVID-19. Namun sebagian besar siswa yang positif merupakan siswa asrama," katanya.

"Kami sedang melakukan pengujian strategis siswa asrama supaya infeksi tidak merembet ke komunitas," lanjut Aboagye.

Ghana pertama kali melaporkan enam kasus COVID-19 varian Delta di kalangan penumpang yang baru tiba di negara tersebut pada 22 Juni.

Hingga Minggu jumlah kasus terkonfirmasi COVID-19 di Ghana mencapai 96.317 kasus.

Sumber: Xinhua

Baca juga: Presiden Ghana: Divaksin COVID tidak akan mengubah DNA Anda
Baca juga: Parlemen Ghana ditutup usai belasan anggota dewan terinfeksi COVID-19
Baca juga: Presiden Ghana: 533 pekerja pabrik pengolahan ikan terinfeksi corona
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021