Satgas COVID-19 bubarkan turnamen sepak bola di Buniwangi Sukabumi

Satgas COVID-19 bubarkan turnamen sepak bola di Buniwangi Sukabumi

Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi, Jabar saat menertibkan spanduk dan atribut turnamen sepak bola karang taruna di Lapang/Desa Buniwangi, Kecamatan Palabuhanratu yang memperebutkan piala Kades Buniwangi. (Antara/Aditya Rohman)

Sukabumi, Jabar (ANTARA) - Satuan Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Kabupaten Sukabumi membubarkan pertandingan sepak bola karang taruna memperebutkan piala Kepala Desa Bunwangi yang diselenggarakan di Desa Buniwangi, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, pada Senin.

"Kami mendapatkan laporan adanya kegiatan olah raga yakni kejuaraan sepak bola yang diselenggarakan di Desa Buniwangi. Berkat laporan tersebut kami langsung menuju lokasi untuk mengingatkan penyelenggara dan melakukan penutupan kejuaraan sepak bola tersebut sesuai dengan aturan tentang penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat," kata Kepala Pengawasan Polres Sukabumi Ipda Suharyo di Sukabumi, Senin.

Pantauan di lokasi, Tim Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 dari Polres Sukabumi, Kodim 0622 Kabupaten Sukabumi dan Satpol PP Kabupaten Sukabumi langsung mengamankan sejumlah spanduk dan atribut lainnya terkait kegiatan turnamen sepak bola tersebut di Lapang Buniwangi.

Tidak hanya itu, petugas pun menutup sementara lapang sepak bola itu agar tidak digunakan warga selama penerapan PPKM darurat guna mengantisipasi terjadinya kerumunan warga yang bisa menyebabkan penyebaran COVID-19.

Baca juga: DKI batasi kapasitas dan jam operasional transportasi
Baca juga: PPKM Darurat, Anies: permohonan STRP diubah menjadi kolektif
Baca juga: Satgas Bekasi tutup usaha langgar PPKM Darurat


Menurutnya, tindakan tegas lainnya kepada penyelenggara turnamen tersebut bersama kepala desa untuk datang ke Mapolsek Palabuhanratu dan membuat pernyataan baik tertulis maupun dalam bentuk video terkait penutupan sementara kejuaraan sepak bola karang taruna itu, dan mengimbau kepada warganya agar disiplin menerapkan protokol kesehatan serta mematuhi aturan pelaksanaan PPKM darurat.

"Kami pun sudah berkoordinasi dan memberikan imbauan kepada seluruh aparatur pemerintahan untuk bersama-sama melakukan pencegahan untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19, apalagi setelah dilaksanakannya PPKM darurat protokol kesehatan harus diterapkan secara ketat," tambahnya.

Suharyo pun mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama ikut melakukan pencegahan penyebaran virus mematikan tersebut, agar pandemi COVID-19 segera berakhir sehingga seluruh aktivitas bisa dilakukan kembali secara normal.

Sementara, Anggota Karang Taruna Desa Buniwangi Daung mengatakan dengan diterapkannya PPKM darurat ini tentu pihaknya harus mematuhi aturan dan menunda sementara pelaksanaan turnamen sepak bola yang memperebutkan piala Kades Buniwangi.

Turnamen ini sebenarnya, sudah dilaksanakan sepekan lalu atau sebelum PPKM darurat diterapkan dan pihaknya berharap kejuaraan ini bisa kembali dilanjutkan jika status PPKM darurat dicabut. Tentunya dalam pelaksanaan kejuaraan ini menerapkan protokol kesehatan ketat agar terhindar dari penyebaran COVID-19. 
Pewarta : Aditia Aulia Rohman
Editor: M Arief Iskandar
COPYRIGHT © ANTARA 2021