Jakarta (ANTARA News) - Cape Town merupakan kota kosmopolitan yang menjadi titik pertemuan berbagai kebudayaan yang berbeda di wilayah selatan Afrika.

Sulit bagi mereka untuk tidak jatuh cinta kepada kota yang menjadi kota paling indah di Benua Hitam itu.

Kota tersebut memiliki pemandangan laut yang indah dengan Table Mountain (Gunung Meja) sebagai ikonnya.

Sesuai dengan namanya, gunung yang memang menyerupai meja tersebut menjulang di ketinggian 1.086 di atas kota. Jika udara bersih, gunung tersebut dapat terlihat di kejauhan 200km dari laut.

"Kota Ibu", demikian kota ini dikenal di Afrika Selatan, dipenuhi oleh berbagai kesibukan warganya, mulai dari bersantai di sepanjang pantai yang menghadapi ke Samudra Atlantik, sampai kegiatan untuk menjelajahi daerah pantai terkenal Bo-Kaap.

Selain itu juga ada Hout Bay yang dikenal sebagai kawasan untuk memancing, terutama ikan tuna dan udang karang. Daerah wisata yang menyimpan nilai sejarah karena pernah menjadi pangkalan angkatan laut di masa lalu adalah Simon`s Town.

The Victoria and Alfred (V&A) Waterfront akan memanjakan pengunjung yang hobi belanja. Disini juga bisa ditemui Aquarium Dua Samudra (Two Oceans Aquarium) yang menyimpan koleksi kehidupan laut dari Samudra Atlantik dan Hindia.

Kehidupan malam yang meriah bisa ditemui di Long Street, dimana di area tersebut juga banyak bertebaran museum yang kaya dengan koleksi bersejarah.

Sementara daerah Western Cape dikenal sebagai sebagai penghasil anggur berkualitas tinggi dan para penggemar anggur bisa menyusuri "jalan anggur".

Kota Cape Town banyak memiliki peninggalan sejarah budaya Melayu karena pada zaman dahulu daerah ini menjadi daerah persinggahan perdagangan rempah-rempah.

Salah satu peninggalan tersebut adalah Kampung Makassar, dimana banyak terdapat keturunan Bugis dan Makassar.

Menurut sejarah, Kota Cape Town pertama kali didiami sekitar 100.000 tahun sebelum Masehi, ketika para pemburu berkelana sampai ke Semenanjung Cape.

Setelah kedatangan pelaut Eropa pada 1652, daerah tersebut menjadi tempat berlindung pedagang yang menyusuri pantai Afrika dalam perjalanan ke India untuk berdagang rempah rempah.

Kota Cape Town memainkan peranan penting dalam sejarah komtemporer Afrika Selatan. Salah satu tempat paling bersejarah dan menjadi ikon kota itu adalah Robben Island.

Disinilah para tahanan politik ditahan sejak 1898. Salah satunya Nelson Mandela yang kemudian tampil sebagai Presiden Afrika Selatan setelah mendekam selama 27 tahun di penjara.

Selain Nelson Mandela, tokoh lain yang pernah merasakan dinginnya jeruji penjara Robben Island adalah Oliver Tambo dan Walter Sisulu.

Cape Town menjadi ibukota legislatif Afrika Selatan sejak 1910. Disini dibangun Gedung Parlemen pada 1910 dan sampai sekarang masih digunakan.

Sejarah Sepak Bola
Di kota Cape Town, lahir banyak pemain sepak bola papan atas Afrika Selatan, diantaranya Shaun Bartlett, Benni McCarthy, Andre Arendse dan pemain lain yang banyak bergabung dengan klub-klub terkenal Eropa.

Quinton Fortune, pemain yang pernah membela klub Manchester United, juga berasal dari kota ini. Fortune direkrut oleh Manchester United pada 1999 dari klub Spanyol Atletico Madrid.

Benni McCarthy, pencetak gol terbanyak sejarah Afrika Selatan, adalah contoh pemain yang paling sukses. Ia ikut berjasa mengantar FC Porto ke tangga juara Liga Champions, ketika klub Portugal itu dilatih Jose Mourinho.

Prestasi tersebut membuat McCarthy masuk dalam sepuluh atlet paling berprestasi dalam sepuluh tahun terakhir ini.

Sementara Shaun Bartlett pernah membela FC Zurich sebelum pindah ke Charlton Athletic pada 2000, dan ikut berperan mengantar klub Inggris itu ke jajaran papan atas.

Klub pertama asal Cape Town yang berhasil menjuarai kompetisi nasional adalah Hellenic FC pada 1971, disusul oleh sukses Cape Town City. Pada 1995, klub Cape Town Spurs meraih gelar juara liga dan piala Afrika Selatan sekaligus. Ketiga klub tersebut sekarang sudah bubar.

Ajax Cape Town dan Santos, sekarang menjadi penerus kejayaan Kota Cape Town di kancah sepak bola profesional.

Ajax Cape Town adalah cabang dari klub raksasa Belanda Ajax Amsterdam dan kerjasama kedua klub telah melahirkan banyak pemain yang berkarir di Eropa, di antaranya bintan g klub Everton saat ini, yaitu Steven Pienaar, serta kapten Bafana Bafana, Aaron Mokoena.

Cape Town memiliki sejumlah klub yang menghuni kompetisi liga divisi utama, yaitu Ikapa Sporting, FC Cape Town, Hanover Park dan Vasco da Gama.
(A032/A008)

Pewarta: Oleh Atman Ahdiat
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2010