Anggota DPR apresiasi sentra vaksinasi di bandara dan stasiun

Anggota DPR apresiasi sentra vaksinasi di bandara dan stasiun

Anggota Komisi V DPR RI Toriq Hidayat. ANTARA/HO-Humas Fraksi PKS

Jakarta (ANTARA) - Anggota Komisi V DPR RI Toriq Hidayat mengapresiasi pembukaan sentra vaksinasi COVID-19 di beberapa bandara dan stasiun yang dinilai sebagai salah satu upaya untuk dapat menurunkan jumlah kasus terkait pandemi di tanah air.

"Pembukaan sentra vaksinasi gratis di beberapa bandara dan stasiun diharapkan akan mempercepat vaksinasi COVID-19 di Indonesia. Populasi di Indonesia saat ini 271 juta jiwa. Sehingga diperlukan banyak terobosan, agar vaksinasi menjangkau populasi dalam jumlah signifikan," kata Toriq Hidayat dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu.

Ia memaparkan pembukaan sentra vaksinasi di tempat-tempat tersebut penting karena mobilitas masyarakat dinilai menjadi salah satu penyebab cepatnya penularan di masyarakat.

Toriq mengutarakan harapannya agar keberadaan sentra vaksin COVID-19 di area publik nanti sekaligus menjadi tempat masyarakat mendapatkan pemahaman yang benar seputar COVID-19.

Seperti diketahui, Kementerian Perhubungan membuka sentra vaksinasi COVID-19 di beberapa bandara dan stasiun, khusus untuk para penumpang dengan menunjukkan tiket pesawat atau kereta api.

Beberapa bandara yang telah melakukan vaksinasi COVID-19 gratis adalah Bandara Soekarno-Hatta Jakarta Terminal 2 dan 3, Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta, dan Bandara Sultan Syarif Kasim Pekanbaru.

Beberapa stasiun di Pulau Jawa juga telah disiapkan untuk vaksinasi. Beberapa di antaranya adalah Stasiun Pasar Senen, Stasiun Bandung, Stasiun Cirebon, Stasiun Semarang Tawang, Stasiun Yogyakarta, dan Stasiun Solo Balapan.

PT Angkasa Pura (AP) II menyiapkan sebanyak 3.500 dosis vaksin di seluruh sentra vaksinasi bandara yang dikelolanya.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin mengatakan ketentuan calon penumpang pesawat wajib menunjukkan kartu vaksinasi dan surat hasil tes PCR.

“AP II bersama stakeholder berkomitmen agar sektor transportasi udara dapat tetap berkontribusi dalam menjaga konektivitas penerbangan di Indonesia, mendukung perjalanan mendesak masyarakat, dan mendukung penanganan COVID-19,” katanya.

Ia mengatakan berdasarkan Surat Edaran Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2021, penumpang pesawat dengan rute menuju/dari Jawa dan Bali wajib menunjukkan kartu vaksinasi minimal dosis pertama dan hasil tes PCR yang sampelnya diambil maksimal 2x24 jam sebelum keberangkatan.

“AP II mendukung penuh PPKM Darurat Jawa - Bali pada 3 - 20 Juli 2021 sebagai upaya bersama dalam penanganan COVID-19. Sejalan dengan itu, AP II bersama seluruh stakeholder berkoordinasi erat untuk membuka sentra vaksinasi di bandara-bandara bagi calon penumpang pesawat,” ujarnya.

Baca juga: KAI: 10 stasiun kereta api layani vaksinasi COVID-19 gratis
Baca juga: AP II buka sentra vaksinasi di Bandara Minangkabau
Baca juga: AP 1-Lanud El Tari gelar vaksin COVID-19 untuk calon penumpang pesawat
Pewarta : M Razi Rahman
Editor: Faisal Yunianto
COPYRIGHT © ANTARA 2021