PT OKI Pulp maksimalkan produksi oksigen bantu pasien COVID-19

PT OKI Pulp maksimalkan produksi oksigen bantu pasien COVID-19

Wakil Direktut PT.OKI Pulp & Paper Mills, Gadang Hartawan. ANTARA/Yudi Abdullah.

Palembang (ANTARA) - Produksi oksigen PT.OKI Pulp & Paper Mills, di Desa Sungai Baung, Kabupaten Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan dimaksimalkan
untuk membantu pasien di rumah sakit rujukan COVID-19.

"Produksi liquid oksigen yang selama ini untuk kebutuhan sendiri memproduksi kertas akan dimaksimalkan sehingga kelebihannya bisa diberikan ke rumah sakit yang menangani pasien yang terinfeksi virus corona," kata Wakil Direktut PT.OKI Pulp & Paper Mills, Gadang Hartawan seusai acara penyerahan bantuan CSR 30 ton liquid oksigen di mapolda di Palembang, Senin.

Dia menjelaskan, selama ini pihaknya memproduksi oksigen untuk keperluan industri kertas sendiri dan tidak dijual kepada pihak manapun.

Melihat kondisi terjadinya peningkatan permintaan oksigen bahkan di sejumlah provinsi di Tanah Air terjadi kelangkaan stok 02 itu, menjadi terpanggil untuk membantu.

Bantuan tanggung jawab perusahaan (CSR) PT.OKI Pulp & Paper Mills dalam bentuk liquid oksigen pertama kali dilakukan untuk rumah sakit rujukan COVID-19 di wilayah Kota Palembang dan daerah Sumsel lainnya.

Kemudian akan diberikan juga ke rumah sakit di Pulau Jawa yang sekarang ini mengalami kesulitan pasokan oksigen seperti di Jawa Barat.

"Bantuan itu didistribusikan bekerja sama dengan Polda Sumsel mulai hari ini hingga pandemi COVID-19 bisa diatasi dengan baik," ujarnya.

Menurut dia, perusahaannya berkomitmen membantu pengadaan stok oksigen 1.200 ton per bulan untuk rumah sakit rujukan COVID-19 di 17 kabupaten dan kota dalam wilayah hukum Polda Sumsel.

Liquid oksigen 1.200 ton itu bisa digunakan untuk melakukan pengisian ulang sekitar 1.000.000 tabung oksigen medis dengan volume 1 M3.

Dengan mengoptimalkan produksi oksigen, diharapkan kegiatan produksi perusahaan Sinar Mas Grup itu tidak terganggu bahkan bisa membantu mengatasi kekurangan oksigen di wilayah Sumatera Selatan, dan daerah lainnya seperti Riau, Jambi dan beberapa provinsi di Pulau Jawa, ujar Gadang.
Baca juga: Warga Palembang diminta tidak panik terkait kelangkaan oksigen di Jawa
Baca juga: Menko PMK apresiasi Gubernur Lampung dalam pemenuhan kebutuhan oksigen
Baca juga: Bima Arya: Rumah sakit di Kota Bogor krisis oksigen

 
Pewarta : Yudi Abdullah
Editor: Muhammad Yusuf
COPYRIGHT © ANTARA 2021