Biden: AS tinjau pencabutan larangan perjalanan untuk Eropa

Biden: AS tinjau pencabutan larangan perjalanan untuk Eropa

Presiden AS Joe Biden turun dari pesawat di Pangkalan Gabungan Andrews, Maryland, AS, Selasa (13/7/2021). ANTARA FOTO/REUTERS/Leah Millis/AWW/sa.

Washington (ANTARA) - Presiden Joe Biden pada Kamis (15/7) mengatakan bahwa Amerika Serikat sedang meninjau kapan dapat mencabut pembatasan yang melarang sebagian besar warga non-AS dari sebagian besar negara Eropa untuk bepergian ke AS.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh Biden setelah Kanselir Jerman Angela Merkel mengangkat masalah tersebut.

"Hal itu sedang dalam proses sekarang," kata Biden mengenai diskusi tentang kapan pembatasan perjalanan itu dapat dicabut.

Presiden AS itu mengatakan dia berharap dapat menjawab "dalam beberapa hari ke depan apa yang akan dilakukan mengenai larangan perjalanan itu".

"Saya menunggu untuk mendengar dari orang-orang dalam tim COVID kami tentang kapan (pencabutan larangan perjalanan) itu harus dilakukan," ujarnya.

Baca juga: COVID-19 jenis baru di Florida serang pasien tanpa riwayat perjalanan

Merkel menyebutkan bahwa Biden mengatakan kepadanya hal yang sama seperti yang disampaikan kepada pers. Kedua pemimpin tersebut juga membahas dampak COVID-19 varian Delta.

"Pencabutan larangan perjalanan itu harus menjadi keputusan yang berkelanjutan. Tentu tidak masuk akal jika harus memberlakukannya kembali setelah hanya beberapa hari," kata Merkel.

Maskapai penerbangan dan lainnya telah mendesak pemerintah AS untuk mencabut pembatasan perjalanan yang mencakup sebagian besar warga negara non-AS yang baru-baru ini berada di Inggris, 26 negara Schengen di Eropa tanpa kontrol perbatasan, Irlandia, China, India, Afrika Selatan, Iran, dan Brazil.

Banyak negara yang tidak dikenakan pembatasan perjalanan oleh AS memiliki tingkat COVID-19 yang jauh lebih tinggi daripada banyak negara Eropa yang dikenai pembatasan yang berlaku sejak Maret 2020.

Pada awal Juni, Gedung Putih meluncurkan kelompok kerja antarlembaga dengan Uni Eropa, Inggris, Kanada, dan Meksiko untuk melihat cara-cara untuk akhirnya mencabut pembatasan.

Baca juga: Pejabat kabinet Amerika Serikat tunda perjalanan ke Taiwan

Pertemuan-pertemuan untuk membahas hal itu biasanya dilakukan setiap dua minggu sekali, tetapi beberapa pertemuan baru-baru ini ditunda.

Seorang pejabat Gedung Putih mengatakan kepada Reuters pekan lalu "ada diskusi lebih lanjut yang harus dilakukan sebelum dapat mengumumkan langkah selanjutnya tentang pembukaan kembali perjalanan dengan negara mana pun".

"Kami ingin memastikan bahwa kami melakukannya dengan berhati-hati dan berada dalam posisi untuk membuka kembali perjalanan internasional secara berkelanjutan ketika memang aman untuk melakukannya," kata pejabat Gedung Putih itu.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS ingin maskapai penerbangan menerapkan pelacakan kontak penumpang internasional sebagai bagian dari pencabutan pembatasan, kata sejumlah narasumber kepada Reuters. Namun, tidak jelas berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk penerapannya.

Sejumlah maskapai dan beberapa pejabat pemerintah mengatakan bahwa mereka tidak mengharapkan Amerika Serikat akan mencabut pembatasan perjalanan hingga paling cepat pada Agustus.

Sumber: Reuters

Baca juga: AS, Kanada akan bahas pencabutan aturan pembatasan di perbatasan
Baca juga: New York, New Jersey, Connecticut imbau batasi perjalanan non esensial
Pewarta : Yuni Arisandy Sinaga
Editor: Mulyo Sunyoto
COPYRIGHT © ANTARA 2021