Kasus aktif COVID-19 di Bangka Tengah bertambah 50 menjadi 484 orang

Kasus aktif COVID-19 di Bangka Tengah bertambah 50 menjadi 484 orang

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah, Zaitun. (ANTARA/ahmadi)

Koba, Babel, (ANTARA) - Kasus aktif COVID-19 di Kabupaten Bangka Tengah, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, bertambah sebanyak 50 orang sehingga total menjadi 484 kasus dari sebelumnya sebanyak 434 kasus.

Berdasarkan data tabulasi perkembangan kasus COVID-19 daerah setempat, hingga Jumat pukul 16:54 WIB, total warga terkonfirmasi positif sebanyak 3.301 orang dengan rincian sebanyak 2.774 dinyatakan sembuh, 43 orang meninggal dunia dan 484 orang dalam perawatan medis (kasus aktif).

Terjadi penambahan kasus aktif hari ini sebanyak 50 kasus, namun pada hari yang sama juga tercatat dua pasien yang dinyatakan sembuh.

Plt. Kepala Dinas Kesehatan Bangka Tengah Zaitun menyatakan bahwa pemerintah daerah sangat fokus menekan angka kasus virus corona baru dan memutus mata rantai penyebarannya.

Baca juga: Baznas Bangka Tengah salurkan beasiswa untuk anak terdampak COVID-19

Baca juga: Sebanyak 1.917 pasien COVID-19 di Bangka Tengah sudah sembuh


"Kita sangat konsentrasi menangani kasus virus corona baru dengan terus melakukan vaksinasi, sosialisasi protokol kesehatan dan menyiapkan semua alat medis yang memadai," ujarnya.

Ia juga mengimbau kepada warga tidak terlena dan terus hati-hati dengan penyebaran virus COVID-19.

Berdasarkan data sebaran kasus, kata dia, tercatat tiga kecamatan dinyatakan rawan yaitu Kecamatan Pangkalanbaru, Namang, Koba dan Kecamatan Simpangkatis dengan tingkat temuan kasus lebih tinggi dibanding tiga dari enam kecamatan di daerah itu.

Penyebaran kasus virus corona baru terendah tercatat di Kecamatan Lubuk Besar dan Kecamatan Sungaiselan.

Data tabulasi juga mencatat usia warga rentan terpapar virus corona baru yaitu 55 hingga 69 tahun.*

Baca juga: Polres Bangka Tengah gelar operasi yustisi cegah penyebaran COVID-19

Baca juga: Objek wisata di Bangka Tengah ditutup cegah penyebaran virus COVID-19
Pewarta : Ahmadi
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021