Batam catat rekor tambahan 523 kasus positif COVID-19

Batam catat rekor tambahan 523 kasus positif COVID-19

Data peningkatan kasus COVID-19 Kota Batam Kepulauan Riau. ANTARA/HO-COVID-19 Kota Batam/pri.

Batam (ANTARA) - Satuan Tugas Penanganan Kepulauan Riau melaporkan tambahan 523 kasus baru positif COVID-19, hingga totalnya menjadi 19.310 kasus pada Ahad.

Berdasarkan catatan, penambahan dalam sehari itu merupakan yang tertinggi sejak awal masa pandemi COVID-19.

Sepanjang tiga hari terakhir, jumlah warga yang terpapar virus corona terus meningkat drastis, pada Jumat sebanyak 417 orang, Sabtu sebanyak 495 orang, dan Ahad sebanyak 523 orang.

Baca juga: BOR RS meningkat, Batam optimalkan penanganan COVID-19 di asrama haji

Dalam laporan yang dibagikan Juru Bicara COVID-19 Kota Batam Azril Apriansyah disebutkan, dari 523 kasus baru pada Ahad, 407 di antaranya adalah konfirmasi bergejala, 81 tanpa gejala, satu perjalanan impor, 16 konfirmasi kontak, dan 18 konfirmasi tidak ada riwayat perjalanan atau kontak erat.

"Tambahan sembuh 291 orang, kumulatif 15.551 orang," demikian laporan Satgas.

Baca juga: Batam catat rekor tambahan 417 kasus positif COVID-19

Tercatat juga tambahan 12 orang meninggal pada hari ini, sehingga totalnya 449 orang.

Dengan begitu, 3.310 orang masih aktif COVID-19. Sebanyak 2.389 orang menjalani isolasi mandiri, 277 orang diisolasi di asrama haji, tiga orang isolasi di Bapelkes, dan lainnya dirawat di 15 rumah sakit rujukan.

"Tingkat kematian 2,325 persen, tingkat kesembuhan 80,533 persen, dan tingkat kasus aktif 17,141 persen," laporan Satgas.

Baca juga: Satgas: 17.875 warga positif COVID-19 di Batam

Sementara itu, virus corona telah tersebar hingga wilayah pulau-pulau penyangga.

Dari tiga kecamatan hinterland, satu di antaranya menjadi zona merah, yaitu Belakangpadang dengan 44 orang masih aktif COVID-19. Sedangkan di pulau utama, seluruh kecamatannya merupakan zona merah.

Baca juga: Batam seleksi ketat relawan setelah kasus sertifikat vaksinasi palsu
Pewarta : Yuniati Jannatun Naim
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021