Pemprov Jatim dirikan pusat pengisian oksigen gratis di Gresik

Pemprov Jatim dirikan pusat pengisian oksigen gratis di Gresik

Empat tabung oksigen besar diletakkan di bawah tenda depan Kantor Samsat Gresik, Jalan dr. Wahidin SH. Tabung itu diperuntukkan bagi warga yang butuh oksigen gratis di Gresik. ANTARA/HO-Andika

Gresik, Jatim (ANTARA) - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim mendirikan lokasi isi ulang tabung oksigen gratis di Kabupaten Gresik, dengan kapasitas 500 meter kubik setiap hari untuk masyarakat setempat.

Kasubbag TU UPT BPD Gresik, Ambar Kusuma di Gresik, Senin mengatakan, di lokasi ini disiapkan sebanyak empat tabung besar dan diletakkan di bawah tenda depan Kantor Samsat Gresik, Jalan dr Wahidin SH.

"Kami siapkan sejumlah petugas di lokasi untuk melayani masyarakat yang ingin menggunakan fasilitas tersebut, dan diprioritaskan untuk masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri karena COVID-19," katanya.

Ia mengatakan, Pemprov Jatim akan memasok setiap harinya sebanyak 500 meter kubik, dan masing-masing warga diperbolehkan mengambil maksimal dua meter kubik per orang, sebagai antisipasi penimbunan.

Baca juga: Pemprov Jatim siapkan pusat layanan oksigen gratis
Baca juga: Wagub Jatim apresiasi dukungan TNI AU bantu ketersediaan oksigen medis


Sementara untuk mendapatkan fasilitas oksigen gratis, masyarakat terlebih dahulu harus mendaftar melalui laman infocovid19.jatimprov.go.id atau menghubungi call center 1500117, dan langsung dilayani oleh petugas.

"Setiap hari layanan dibuka dari jam 08.00 WIB hingga 21.00 WIB. Silakan masyarakat yang membutuhkan oksigen bisa datang ke sini," katanya.

Sebelumnya, Pelaksana Harian (Plh) Sekdaprov Jatim, Heru Tjahjono mengatakan, Pemprov Jatim menyiapkan tiga lokasi pusat pengisian tabung oksigen gratis untuk masyarakat yang sedang menjalani isolasi mandiri akibat terkonfirmasi positif COVID-19.

Tiga titik yang menjadi pusat pengisian oksigen tersebut meliputi Kantor Dinas Perhubungan Jawa Timur Jalan Ahmad Yani Surabaya, Kantor Samsat Sidoarjo, dan Kantor Samsat Gresik.

Ia berharap, upaya ini dapat membantu siapa pun yang saat ini sedang berjuang melawan sakit akibat COVID-19.

"Kami juga berharap masyarakat yang sedang tidak membutuhkan untuk tidak ikut-ikut berburu tabung oksigen, terlebih menjualnya demi meraup keuntungan pribadi," katanya.

Baca juga: Semua rumah sakit di Jatim dianjurkan pasang konsentrator oksigen
Baca juga: Polda Jatim tegaskan tIdak ada tabung oksigen palsu di Tulungagung
Baca juga: Pemprov Jatim siapkan tiga pusat pengisian oksigen untuk masyarakat
Pewarta : A Malik Ibrahim
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021