Tambahan 514 pasien sembuh, sebut GTPP COVID-19 Denpasar

Tambahan 514 pasien sembuh, sebut GTPP COVID-19 Denpasar

Jubir GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai (tengah) memeriksa pasien COVID-19 dari petugas medis setempat. ANTARA/I Komang Suparta

Denpasar (ANTARA) - Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) COVID-19 Kota Denpasar, Bali menyebutkan terjadi penambahan pasien sembuh sebanyak 514 orang dibanding sehari sebelumnya 247 orang.

"Kasus sembuh COVID-19 di Kota Denpasar kembali mengalami penambahan cukup signifikan pada hari ini sebanyak 514 orang. Namun demikian tidak lepas juga warga terkonfirmasi positif bertambah sebanyak 247 orang, dan meninggal dunia lima orang," kata Juru Bicara GTPP COVID-19 Kota Denpasar, I Dewa Gede Rai di Denpasar, Rabu.

Ia mengharapkan kepada masyarakat untuk selalu mengikuti imbauan pemerintah agar mentaati protokol kesehatan (prokes), karena virus Corona saat ini telah terjadi mutasi varian baru.

Berdasarkan data, kata Dewa Rai, secara akumulatif kasus positif tercatat 27.761 kasus, angka kesembuhan pasien COVID-19 di Kota Denpasar mencapai 20.948 orang (75,46 persen), meninggal dunia 530 orang (1,91 persen) dan pasien masih dalam perawatan sebanyak 6.283 orang (22,63 persen).

Dewa Rai mengajak seluruh masyarakat untuk selalu waspada dan tidak lengah atas perkembangan kasus COVID-19 saat ini. Dalam beraktivitas, penerapan protokol kesehatan tetap harus wajib dilaksanakan dengan berpedoman pada penerapan PPKM wilayah Jawa-Bali.

"Jangan mengurangi kewaspadaan, titik-titik lengah kemungkinan menyebabkan tingkat kasus COVID-19 di Denpasar meningkat. Semua warga harus mentaati prokes. Bahkan dalam pekan terakhir ini kasus terkonfirmasi positif cenderung meningkat," ucapnya.

Baca juga: Satgas Bali: Kabupaten Buleleng catat kasus kematian tertinggi
Baca juga: Luhut undang guru besar-pengamat ekonomi gali masukan penanganan COVID


Dewa Rai lebih lanjut mengatakan bahwa berbagai upaya terus dilaksanakan guna mendukung upaya penurunan zona risiko, penurunan tingkat penularan, meningkatkan angka kesembuhan pasien dan mencegah kematian.

"Selain itu Pemkot Denpasar juga terus berupaya untuk memaksimalkan realisasi vaksinasi kepada masyarakat, dan vaksinasi menyasar anak-anak usia sekolah 12-17 tahun," katanya.

Menurut Dewa Rai, berdasarkan data Selasa (3/8) secara nasional yang terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 33.900 orang menjadi 3.496.700 orang. Begitu juga pasien sembuh 31.324 orang menjadi 2.873.669 orang dan meninggal dunia sebanyak 1.598 orang menjadi 98.889 orang.

Sedangkan di Provinsi Bali, warga terkonfirmasi COVID-19 pada Selasa sebanyak 1.408 orang sehingga total menjadi 79.917 orang (79.636 WNI dan 281 WNA). Pasien sembuh tercatat sebanyak 937 orang sehingga total menjadi 64.304 orang (64.036 WNI dan 268 WNA).

Begitu juga pasien COVID-19 dalam perawatan di Pulau Dewata saat ini tercatat sebanyak 13.344 orang (WNI 13.337 orang dan WNA 7 orang). Sementara tambahan warga meninggal dunia sebanyak 38 orang sehingga total menjadi 2.269 orang ( 2.263 WNI dan 6 WNA).

Baca juga: RSUP Sanglah targetkan 4.087 nakes terima vaksin ketiga
Baca juga: Dinkes Denpasar mulai salurkan vaksin Moderna ke RS dan puskesmas
Baca juga: RS Wangaya utamakan nakes yang tangani COVID untuk vaksinasi ketiga


 
Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021