Penjualan album lama K-Pop meningkat seiring pertumbuhan "fandom"

Penjualan album lama K-Pop meningkat seiring pertumbuhan

Grup K-pop Super Junior menghibur para penggemarnya saat menggelar konser di ICE BSD, Tangerang, Banten, Sabtu (11/1/2020). Dalam konser yang bertajuk Super Junior Super Show 8: Infinite Time itu, Super Junior membawakan beberapa lagu andalannya seperti Super Clap, I Think i, dan Black Suit. ANTARA FOTO/Meli Pratiwi/pras.

Jakarta (ANTARA) - Penjualan album K-Pop telah melonjak bersamaan dengan pertambahan jumlah penggemar baru, tidak hanya album baru saja tetapi juga album lama.

Melansir laporan Yonhap, Senin, SM Entertainment berhasil menjual 1,64 juta kopi album lama, termasuk NCT dan EXO, pada kuartal kedua. Jumlah tersebut dapat dikatakan cukup besar jika dibandingkan dengan 4,82 juta kopi album baru yang dirilis tahun ini.

Secara total, perusahaan menjual 93,1 miliar won atau sekitar Rp1,14 triliun album dan musik digital pada kuartal kedua, naik 76 persen dari periode yang sama tahun lalu.

Analis di Samsung Securities, Choi Min-ha, mengaitkan pertumbuhan tersebut dengan basis penggemar K-Pop yang semakin melebar.

"Seiring bintang K-Pop mendapatkan lebih banyak pengakuan, ada peningkatan tajam dalam penggemar baru, mendorong penjualan tidak hanya album baru tetapi juga album lama," kata Choi.

Boy band NCT, misalnya, telah menjadi salah satu kontributor terbesar untuk tren ini, menyumbang 42 persen dari semua penjualan album lama.

NCT Dream, subunit dari NCT, juga berhasil menjual dua juta album album studio debutnya "Hot Sauce" yang dirilis pada Mei lalu dan menjual satu juta album versi repackage (kemas ulang).

Tiga album NCT Dream lainnya, yaitu "We Boom" (2019), "The First" (2017), dan "We Go Up" (2018), menduduki 100 peringkat teratas tangga lagu versi Gaon Chart pada paruh pertama tahun ini.

Selain itu, BTS juga menduduki 15 tangga lagu yang dijalankan oleh Asosiasi Konten Musik Korea pada periode yang sama meliputi album "Love Yourself" (2017-2018) dan "Map of the Soul" (2019-2020), serta single "2 COOL 4 SKOOL" yang dirilis pada 2013.

Album yang dirilis pada 2019 oleh Seventeen dan BLACKPINK juga masih diminati.

"Kita tengah melihat kembali album lama yang berlimpah pada masa itu. Penggemar baru yang sebelumnya tidak mengenal para bintang, kini mencari musik lama mereka,” ujar analis senior Gaon Chart Kim Jin-woo.

Menurut data Gaon, penjualan album di luar Korea juga turut berperan besar dalam peningkatan pendapatan. Pada 2019, 10 juta dari total 26 juta eksemplar terjual di luar negeri. Tahun lalu, hampir 26 juta dari total 43 juta kopi terjual di luar negeri. Sementara pada paruh pertama tahun ini, lebih dari 16 juta dari total 30 juta kopi terjual di luar negeri.

Baca juga: Super Junior-K.R.Y. bakal kembali, hadirkan album pertama mereka

Baca juga: STAYC beri bocoran pertama "comeback" dengan "STEREOTYPE"

Baca juga: Lee Mu-jin puncaki tangga lagu streaming lewat lagu "Traffic Light"
 
Pewarta : Rizka Khaerunnisa
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021