LSM Lodaya bangkitkan seniman melalui lomba tari Jaipong Bedog Lubuk

LSM Lodaya bangkitkan seniman melalui lomba tari Jaipong Bedog Lubuk

Dokumen - Seorang penari sedang menampilkan tari Jaipong. ANTARA/Ali Khumaini

Karawang, Jabar (ANTARA) - LSM Lodaya membangkitkan gairah para seniman dan budayawan di masa pandemi dengan menggelar Pasanggiri Tari Jaipong Bedog Lubuk tingkat Provinsi Jawa Barat.

"Kegiatannya akan digelar secara virtual, karena masih dalam suasana pandemi," kata Ketua LSM Lodaya Nace Permana di Karawang, Senin.

Ia mengatakan, masa pendaftaran lomba tari Jaipong Bedog Lubuk itu sudah dibuka, masa pendaftarannya berlangsung pada 5-31 Agustus 2021.

Baca juga: DKJ siapkan festival tari kontemporer JICON 2021

"Sampai saat ini sudah ada 70 peserta, mereka berasal dari sanggar-sanggar seni di wilayah Jawa Barat," katanya.

Menurut dia, besok atau lusa peserta Pasanggiri Tari Jaipong Bedog Lubuk tingkat Jabar di Karawang akan terus bertambah. Sebab animo pelaku seni cukup tinggi.

"Banyak dari mereka yang meminta agar tidak dibatasi. Padahal dari kami, satu sanggar hanya boleh mengutus maksimal dua grup," katanya.

Baca juga: Rekor Muri tarian Bajul Ijo awali Festival HAM di Jember

Sementara itu, Bedog atau golok merupakan senjata pusaka Karawang dan tersemat dalam Logo Pemkab Karawang, kini diaktualisasikan dalam bentuk tarian.

Tarian Bedog Lubuk dibawakan enam penari perempuan dengan kombinasi kostum berwarna hijau dan emas dominan. Gerak tariannya menggunakan golok, menyajikan gerakan yang penuh semangat.

Baca juga: Lapah wadah ekspresi seni tari kontemporer masyarakat Lampung

"Jadi melalui pasanggiri ini kita ingin memberi edukasi ke masyarakat tentang sejarah Karawang melalui seni tari," katanya.
Pewarta : M Ali Khumaini
Editor: Heru Dwi Suryatmojo
COPYRIGHT © ANTARA 2021