Pasien sembuh dari COVID-19 di Palangka Raya tambah 39 orang

Pasien sembuh dari COVID-19 di Palangka Raya tambah 39 orang

Wali Kota Palangka Raya Fairid Naparin. ANTARA/Rendhik Andika.

Palangka Raya (ANTARA) - Wali Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, Fairid Naparin mengatakan pasien yang dinyatakan sembuh dari paparan COVID-19 di kotanya bertambah 39 orang.

"Sampai saat ini pasien yang sembuh dari COVID-19 terus bertambah. Sampai kemarin terdata 39 orang dinyatakan sembuh," kata Fairid di Palangka Raya, Rabu.

Penambahan 39 pasien sembuh tersebut akumulasi pasien yang dinyatakan terbebas dari paparan COVID-19 sebanyak 10.273 orang atau 84,12 persen dari angka kasus positif yang mencapai 12.212 orang.

Meski tingkat kesembuhan cukup tinggi, kepala daerah termuda di wilayah Provinsi Kalimantan Tengah itu pun meminta masyarakat di "Kota Cantik" tetap menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Apalagi Satgas COVID-19 Palangka Raya masih mencatat penambahan 39 kasus positif.

Baca juga: Jumlah pasien sembuh COVID-19 di Palangka Raya capai 10.234 orang

Baca juga: Total pasien sembuh dari COVID-19 di Palangka Raya capai 10.009 orang


Selanjutnya berdasar data Satgas COVID-19 Palangka Raya warga yang positif dan masih menjalani perawatan sebanyak 1.467 orang atau sebanyak 12,01 persen dari total kasus positif.

Dari seluruh kasus COVID-19 yang ada juga tercatat sebanyak 472 orang di Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah ini meninggal dunia usai terjadi penambahan satu kasus warga meninggal.

Data tersebut berhasil dihimpun dari seluruh wilayah di Kota Palangka Raya mencakup lima kecamatan yang mencakup 30 kelurahan. Bertambahnya kasus COVID-19 tersebut juga bentuk keseriusan pemerintah kota dalam melakukan penelusuran kontak erat antara masyarakat dengan pasien positif.

Sebagai upaya pemutusan rantai penyebaran COVID-19, Pemerintah Kota Palangka Raya, melalui tim gugus tugas terus melakukan berbagai upaya mulai dari sosialisasi, deteksi dini, pengamanan hingga penanganan kasus.

Dia mengajak masyarakat untuk selalu menerapkan protokol kesehatan COVID-19 sebagai upaya meminimalkan potensi dan mencegah mata rantai penyebaran COVID-19 yang tak kunjung usai.

Pemerintah juga memperketat pemberlakuan PPKM skala mikro untuk memperkuat pencegahan dan penanganan COVID-19 di tingkat bawah.

Sementara untuk mengantisipasi kekurangan pasokan oksigen untuk penanganan pasien COVID-19 di rumah sakit pemkot setempat juga terus berkoordinasi dengan berbagai pihak baik pemerintah provinsi maupun para distributor gas oksigen.*

Baca juga: Sembilan kelurahan di Palangka Raya zona hijau penyebaran COVID-19

Baca juga: Sebanyak 1.500 warga di Palangka Raya divaksinasi COVID-19
Pewarta : Rendhik Andika
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021