DKI Jakarta kemarin, dari pesan soal PTM hingga kebakaran Kemayoran

DKI Jakarta kemarin, dari pesan soal PTM hingga kebakaran Kemayoran

Warga mencoba seragam sekolah di Pasar Jatinegara, Jakarta, Minggu (29/8/2021). Menjelang pelaksanaan sekolah tatap muka di Jakarta yang akan dimulai Senin (30/8/2021). ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/hp.

Jakarta (ANTARA) - Berbagai peristiwa yang menarik di DKI Jakarta dimonitor, direkam, kemudian disiarkan oleh tim redaksi Metropolitan Kantor Berita ANTARA pada Minggu (29/8) dan masih layak Anda baca untuk Senin pagi ini.

Informasi-informasi yang menarik untuk diulas kembali Senin ini mulai dari pesan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria pada orang tua yang anaknya menjalankan pembelajaran tatap muka (PTM), pemuda tenggelam di Kanal Banjir Barat, hingga kebakaran di Kemayoran.

Adapun rangkuman berbagai informasi di Jakarta yang disiarkan ANTARA pada Minggu (29/8) adalah:

1. Wagub DKI minta orang tua pastikan anak patuh prokes selama di sekolah

Jakarta (ANTARA) - Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria meminta orang tua untuk memastikan anak-anaknya patuh dan disiplin melaksanakan protokol kesehatan secara ketat saat pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (30/8).

Partisipasi orang tua tetap penting, menurut Riza, meski di setiap tempat memiliki Satuan Tugas Penanganan COVID-19 masing-masing, mulai dari tingkat Kelurahan, RT/RW hingga di dalam lingkungan sekolah.

Selengkapnya di sini.

2. Polda Metro Jaya tempatkan personel di sekolah yang lakukan PTM

Jakarta (ANTARA) - Polda Metro Jaya menempatkan personel di setiap sekolah di Ibu Kota yang melaksanakan pembelajaran tatap muka (PTM) mulai Senin (30/8).

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Sambodo Purnomo Yogo saat dihubungi di Jakarta, Minggu mengatakan, pihaknya terlebih dahulu akan berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan terkait daftar sekolah yang memulai PTM tahap pertama.

Selengkapnya di sini.

3. Polisi: Pemuda tenggelam di Banjir Kanal Barat karena takut dirampok

Jakarta (ANTARA) - Polisi menyebut pemuda berinisial S (20) tenggelam di kali Banjir Kanal Barat, Kecamatan Tambora, Jakarta Barat pada Minggu (29/8) pukul 04.00 WIB karena takut dirampok, bukan karena tawuran.

Kepala Kepolisian Sektor Tambora Komisaris Polisi Faruk Rozi mengatakan S ketakutan karena melihat sejumlah pengendara motor yang berkonvoi sebagai geng motor. Padahal, kata Faruk, sejumlah pengendara tersebut bukan geng motor.

Selengkapnya di sini.

4. 19 unit damkar dikerahkan untuk padamkan kebakaran di Cipete Utara

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 19 unit mobil dan 65 petugas pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan kobaran api yang melanda di sejumlah rumah tinggal di Jalan KH M Naim RT 01/010 Kelurahan Cipete Utara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu.

Humas Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gukarmat) DKI Jakarta, Mulat Wijayanto mengatakan, pihaknya menerima laporan peristiwa kebakaran tersebut sekira pukul 08.42 WIB.

Selengkapnya di sini.

5. 21 unit damkar berupaya padamkan Kebakaran di Gang Swadaya Kemayoran

Jakarta (ANTARA) - Sebanyak 21 unit pemadam kebakaran (damkar) dikerahkan untuk memadamkan api di rumah penduduk Gang Swadaya Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat, pada Minggu malam.

"Terjadi kebakaran pada rumah tinggal pukul 18.15 WIB di Jalan Swadaya Kelurahan Kebon kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat," kata Kasudin Gulkarmat Jakarta Pusat Asril Rizal di Jakarta, Minggu.

Selengkapnya di sini.
Pewarta : Ricky Prayoga
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021